Kemenpar Beri Dukungan Penuh Penyelenggaraan A-STREAM Open Water Swimming Series 2026 di Bali
Baca dalam 60 detik
- Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan kejuaraan renang perairan terbuka A-STREAM dan 12th Asian Open Water Swimming Championships yang akan digelar di Bali pada April dan Juni 2026.
- Ajang olahraga bertaraf internasional tersebut ditargetkan dapat menarik partisipasi dari sedikitnya 750 peserta mancanegara guna mendongkrak sektor pariwisata nasional.
- Penyelenggaraan kompetisi ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung kepada pelaku UMKM lokal sekaligus membangun pariwisata olahraga sebagai aset kekayaan intelektual yang terintegrasi dengan budaya daerah.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan A-STREAM Open Water Swimming Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championships 2026. Berdasarkan publikasi ANTARA News pada 15 Maret 2026, inisiatif ini merupakan instrumen strategis pemerintah untuk mempromosikan pariwisata olahraga (sport tourism) sekaligus memperkenalkan keragaman destinasi wisata unggulan Indonesia ke kancah internasional.
Kompetisi olahraga perairan terbuka ini dijadwalkan berlangsung di Provinsi Bali. Seri A-STREAM akan diselenggarakan pada 11 hingga 12 April 2026, yang kemudian disusul oleh gelaran Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia ke-12 pada 13 hingga 15 Juni 2026. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyambut positif kolaborasi bersama Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia untuk memperkuat daya saing Nusantara sebagai episentrum wisata olahraga di kawasan Asia.
Pelaksanaan ajang akuatik bertaraf global ini diproyeksikan memberikan dampak multisektoral, di antaranya:
- Target Partisipasi Mancanegara: Kementerian Pariwisata menargetkan kompetisi ini mampu menarik sedikitnya 750 peserta dari berbagai negara, yang secara langsung akan mendongkrak rasio kunjungan wisatawan internasional.
- Stimulus Ekonomi Lokal: Selain menghadirkan persaingan olahraga, ajang ini dirancang untuk memberikan keuntungan finansial secara langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat di sekitar lokasi acara.
- Pengembangan Kekayaan Intelektual: PB Akuatik Indonesia berencana menjadikan acara ini sebagai aset kekayaan intelektual (intellectual property) yang berkesinambungan dan terintegrasi langsung dengan sektor perhotelan, kuliner, serta kebudayaan daerah.
Integrasi antara ajang olahraga profesional dan potensi kebudayaan lokal diyakini akan menciptakan pengalaman wisata yang autentik dan bernilai tinggi. Melalui konsistensi penyelenggaraan program kolaboratif semacam ini, kekhasan setiap wilayah di Indonesia memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk dipetakan sebagai destinasi pariwisata unggulan di pasar global.
"Bersama Kementerian Pariwisata kami ingin membangun sport tourism Indonesia bukan sekadar event olahraga, tetapi juga sebagai intellectual property yang terhubung dengan sektor hospitality, kuliner, dan berbagai potensi budaya daerah."



