Tragedi Bantargebang: Korban Tewas Akibat Longsor Sampah Bertambah Menjadi 5 Orang
Baca dalam 60 detik
- Korban jiwa longsor sampah TPST Bantargebang bertambah menjadi 5 orang pada 9 Maret 2026.
- Tim SAR masih mencari korban lain yang tertimbun di bawah reruntuhan truk dan warung.
- Zona kejadian ditutup sementara untuk evakuasi dan evaluasi keamanan pengelolaan sampah.

Tragedi Bantargebang: Korban Tewas Akibat Longsor Sampah Bertambah Menjadi 5 Orang
Upaya pencarian korban pasca insiden longsor di TPST Bantargebang, Bekasi, membuahkan hasil pilu pada Senin siang. Berdasarkan laporan terbaru dari detikNews, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban jiwa, sehingga total korban meninggal dunia kini mencapai 5 orang.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Gunungan sampah yang runtuh secara tiba-tiba menimbun jalanan, sejumlah truk pengangkut sampah, hingga warung di sekitar lokasi. Hingga saat ini, Tim SAR masih terus melakukan penyisiran menggunakan alat berat ekskavator untuk mencari korban lain yang dilaporkan masih hilang.
UPDATE DATA KORBAN & OPERASI SAR (9 MARET 2026)
| Detail Laporan | Informasi Terkini Lapangan |
|---|---|
| Korban Tewas | 5 orang (1 korban baru ditemukan pukul 12.05 WIB). |
| Identifikasi | Seluruh jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. |
| Fasilitas Terdampak | Warung warga, beberapa truk sampah, dan akses jalan TPST. |
Pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota menyebutkan bahwa longsor terjadi sangat cepat setelah warga mendengar teriakan peringatan. Selain tim SAR dan relawan, Brimob Polda Metro Jaya juga turut dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi yang cukup sulit akibat timbunan material sampah yang sangat tebal dan tidak stabil.
Insiden ini memicu desakan dari anggota DPRD DKI Jakarta untuk melakukan evaluasi total terhadap pengelolaan sampah di Bantargebang. Keselamatan para pekerja dan warga sekitar menjadi isu utama yang disoroti, mengingat gunungan sampah yang sudah melebihi kapasitas operasional aman. Untuk sementara waktu, zona lokasi longsor ditutup total demi kelancaran investigasi dan keamanan publik.



