Formula 1 secara resmi menutup sesi persiapan paling krusial dalam sejarah modernnya di Bahrain. Dengan regulasi 2026 yang mengutamakan tenaga elektrik 50% dan bahan bakar hijau, peta kekuatan grid tampak mengalami pergeseran besar, di mana Ferrari dan Mercedes muncul sebagai penguasa baru pramusim.
Charles Leclerc mengamankan posisi teratas pada hari terakhir tes di Sakhir, membuktikan bahwa arsitektur mesin 2026 milik Ferrari sangat kompetitif dalam simulasi kualifikasi. Di sisi lain, Mercedes menunjukkan daya tahan yang luar biasa melalui George Russell yang melahap 688 lap—jumlah terbanyak dibanding pembalap lain. Namun, sorotan tidak hanya pada performa; berita mengenai sistem rotasi kalender Eropa menandai babak baru bagi penggemar balap di benua biru.
Poin Penting Pekan Ini (Februari 2026):
- Pace-Setter: Ferrari SF26 memimpin catatan waktu, disusul ketat oleh McLaren dan Mercedes.
- Barcelona-Catalunya: Tidak lagi menjadi tuan rumah permanen GP Spanyol; mulai 2026 berganti nama menjadi "Barcelona-Catalunya GP" dan akan berotasi tahunan dengan Spa-Francorchamps.
- Madrid Debut: Ibu kota Spanyol resmi mengambil alih gelar "Spanish Grand Prix" dengan sirkuit jalan raya baru yang debut September 2026.
- Red Bull Struggling: Unit daya internal Red Bull Ford masih menghadapi kendala keandalan (reliability) yang memakan waktu berharga di lintasan.
Kesuksesan Mercedes dan Ferrari dalam mengumpulkan data lap menunjukkan kematangan desain unit daya mereka. Sebaliknya, pendatang baru seperti Audi dan Cadillac (Andretti) masih terlihat berjuang di papan bawah, yang merupakan hal wajar mengingat kompleksitas regulasi baru ini. Dengan berakhirnya tes ini, semua mata kini tertuju pada seri pembuka di Melbourne, Australia, yang akan membuktikan apakah performa pramusim ini benar-benar mencerminkan urutan kekuatan yang sesungguhnya.
Menatap ke depan, sistem rotasi sirkuit Eropa (Barcelona-Spa) dipandang sebagai langkah kompromi FIA untuk mempertahankan sirkuit klasik di tengah gempuran sirkuit jalan raya baru yang lebih menguntungkan secara komersial. Strategi ini memungkinkan penggemar tetap bisa menikmati sirkuit ikonik tanpa harus mengorbankan pertumbuhan pasar baru di Amerika dan Asia.




