Wyndham Clark Pecahkan Rekor dengan Skor 30 Under Par di CJ Cup Byron Nelson
Baca dalam 60 detik
- Wyndham Clark mencatatkan skor akhir 30 under par setelah putaran final 60, menjadi pemain ke-10 dalam sejarah PGA Tour yang mencapai angka tersebut sejak 1983.
- Kemenangan ini mengukuhkan posisi Clark sebagai salah satu pemain paling konsisten, dengan empat gelar PGA Tour dalam dua tahun terakhir.
- Si Woo Kim dan Scottie Scheffler harus puas di posisi kedua dan ketiga, menunjukkan dominasi Clark di turnamen ini.

Wyndham Clark menorehkan sejarah baru di dunia golf dengan memenangkan CJ Cup Byron Nelson setelah menuntaskan putaran final dengan skor 11-under par 60. Pegolf asal Amerika Serikat itu finis dengan total 30 under par, unggul tiga pukulan dari pesaing terdekatnya, Si Woo Kim. Capaian ini menjadikan Clark sebagai pemain ke-10 sejak 1983 yang mampu menyelesaikan turnamen empat putaran dengan skor 30 under par atau lebih baik.
Clark memulai putaran final dengan modal percaya diri setelah mencatatkan skor 66, 63, dan 65 pada tiga putaran sebelumnya. Pada hari Minggu, ia berhasil mencetak satu eagle dan sembilan birdie tanpa satu pun bogey. Pukulan pendekatannya ke hole ke-18 menyisakan putt sepanjang dua setengah kaki untuk birdie, yang ia konversi dengan sempurna untuk mengamankan gelar PGA Tour keempatnya. Skor total 254 pukulan menjadi bukti dominasinya sepanjang turnamen.
Si Woo Kim, yang memimpin setelah putaran ketiga, harus puas di posisi kedua setelah hanya mencatatkan skor 65 pada putaran final. Kim sebelumnya membuat kejutan dengan skor 60 pada hari Jumat, namun tidak mampu mempertahankan momentum. Sementara itu, juara bertahan dan pemain nomor satu dunia Scottie Scheffler finis di posisi ketiga dengan skor 25 under par, tertinggal dua pukulan dari Kim. Scheffler, yang juga merupakan juara Masters 2024, tampil solid namun gagal mengejar ketertinggalan.
Kemenangan ini menandai kebangkitan Clark setelah terakhir kali menjuarai AT&T Pebble Beach Pro-Am pada Februari 2024. Sebagai juara US Open 2023, Clark menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi secara konsisten. Dengan permainan yang matang dan mental baja, ia diprediksi akan menjadi ancaman serius di turnamen-turnamen besar mendatang.
βSaya sangat bangga dengan performa saya minggu ini. Segalanya berjalan sesuai rencana, dan saya bisa mengeksekusi pukulan-pukulan penting di saat yang tepat,β ujar Clark usai pertandingan.
Dari sisi persaingan, hasil ini memberikan sinyal bahwa peta kekuatan golf dunia semakin kompetitif. Dengan munculnya nama-nama baru seperti Clark, persaingan di PGA Tour dipastikan akan semakin sengit. Para penggemar golf kini menantikan aksi Clark di turnamen berikutnya, termasuk kemungkinan tampil di ajang major.



