Scuderia Ferrari dilaporkan telah mengambil keputusan strategis untuk membatalkan penggunaan desain sayap belakang radikal yang sempat mencuri perhatian pada mobil Lewis Hamilton selama pengujian pramusim. Meskipun komponen tersebut menunjukkan potensi inovatif, tim teknis Maranello memilih untuk kembali ke spesifikasi yang lebih konvensional guna memastikan stabilitas performa pada balapan pembuka musim 2026.
Secara teknis, sayap belakang yang diuji oleh Hamilton dirancang untuk mengeksploitasi aliran udara di area belakang sasis secara lebih ekstrem, bertujuan untuk mengurangi drag tanpa mengorbankan downforce di tikungan cepat. Namun, data telemetri dari sirkuit Bahrain menunjukkan adanya anomali kecil pada kestabilan aliran udara saat mobil berada dalam situasi aliran udara kotor (dirty air). Bagi tim yang sedang membangun kembali kepercayaan diri seperti Ferrari, risiko ketidakstabilan di tengah balapan dianggap lebih besar daripada potensi keuntungan waktu putaran yang ditawarkan oleh desain eksperimental tersebut.
Keputusan untuk "mengarsipkan" desain ini bukan berarti kegagalan total. Dalam pengembangan Formula 1 modern, pengujian komponen radikal sering kali dilakukan hanya untuk memvalidasi batas-batas parameter desain dalam simulasi komputer. Dengan menyimpan data dari sayap tersebut, Ferrari memiliki referensi penting untuk paket pengembangan (upgrade package) di tengah musim mendatang. Hal ini juga memberikan sinyal bahwa departemen desain di bawah kepemimpinan teknis baru Ferrari berani mengambil risiko kreatif, meskipun tetap mengedepankan pragmatisme operasional.
Menatap ke depan, Lewis Hamilton dan Carlos Sainz akan menggunakan paket aerodinamika yang telah terbukti memberikan keseimbangan terbaik selama simulasi balap (race run). Fokus Ferrari kini sepenuhnya tertuju pada pengoptimalan manajemen ban dan efisiensi sistem hibrida, di mana stabilitas aerodinamika menjadi kunci utama. Keputusan ini mempertegas bahwa di bawah manajemen Frederic Vasseur, Ferrari lebih memprioritaskan landasan performa yang solid daripada spekulasi teknis yang berisiko merugikan poin di seri-seri awal yang krusial.




