Skandal Epstein 2026: Polisi Buru Informasi dari Mantan Pengawal Andrew, Dugaan 'Tutup Mata' di Pulau Terlarang
LONDON, LyndNews β Krisis di jantung monarki Inggris memasuki fase paling gelap. Scotland Yard kini mengalihkan "mesin" investigasinya kepada para petugas elit yang dibayar pajak untuk melindungi Andrew Mountbatten-Windsor, guna mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dalam kunjungan kontroversial sang mantan pangeran ke lingkaran Jeffrey Epstein.
Memecah Kode Diam 'Royal Protection'
Berdasarkan Deep Dive kami, Metropolitan Police telah mengeluarkan seruan terbuka bagi seluruh personel aktif maupun purnawirawan dari unit Royalty and Specialist Protection. Fokus utama intelijen saat ini adalah perjalanan Andrew ke pulau pribadi Epstein, Little St. James, di mana para pengawal diduga menyaksikan aktivitas mencurigakan namun tidak melaporkannya. Langkah ini menyusul pembukaan jutaan dokumen "Epstein Files" oleh Departemen Kehakiman AS awal bulan ini, yang mengungkap traksi keterlibatan Andrew dalam penyalahgunaan wewenang publik saat menjabat sebagai utusan dagang Inggris (2001-2011).
Dua Investigasi, Satu Target
Saat ini terdapat dua traksi hukum yang menjepit adik Raja Charles III tersebut. Pertama, investigasi oleh Kepolisian Thames Valley yang berujung pada penangkapan Andrew pada Kamis (19/2) terkait dugaan pembocoran dokumen rahasia negara kepada Epstein. Kedua, penyelidikan Metropolitan Police mengenai potensi pelanggaran etika dan keterlibatan tim keamanan dalam menutupi tindak kejahatan seksual. Bowo mencatat bahwa traksi ini adalah tekanan terbesar yang pernah dihadapi keluarga kerajaan di era modern, dengan pemerintah kini mulai mempertimbangkan legislasi untuk menghapus Andrew sepenuhnya dari garis suksesi.
Kesimpulan: Akhir dari Kekebalan?
Keputusan polisi untuk menginterogasi para pengawal pribadinya menandakan bahwa "tembok pelindung" di sekitar Andrew telah runtuh. Jika mantan petugas ini mulai berbicara, traksi bukti bisa mengarah pada tuntutan pidana yang jauh lebih berat daripada sekadar pelanggaran etika jabatan. Bagi industri media dan publik, ini adalah momen kebenaran: apakah keadilan akan menyentuh mereka yang berada di puncak piramida sosial? Redaksi akan terus memantau setiap kesaksian yang muncul dari markas Scotland Yard!




