Marc Marquez Menangi Sprint Qatar, Jorge Martin Tetap Bertarung Meski Pergelangan Tangan Patah
Baca dalam 60 detik
- Marc Marquez keluar sebagai pemenang sprint MotoGP Qatar setelah insiden kontroversial dengan Marco Bezzecchi yang membuat pembalap Italia itu tersingkir dari perebutan gelar.
- Jorge Martin finis ketiga dengan pergelangan tangan patah, menunda pesta juara Marquez setidaknya hingga balapan utama Minggu.
- Bezzecchi secara matematis sudah tidak bisa meraih titel, menyisakan duel sengit antara Marquez dan Martin.

Marc Marquez memenangi balapan sprint MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Sabtu (12/4/2025), setelah terlibat kontak kontroversial dengan Marco Bezzecchi yang membuat pembalap Italia itu terjatuh dan tersingkir dari persaingan gelar. Kemenangan ini membuka jalan bagi Marquez untuk memastikan gelar juara dunia pada balapan utama Minggu, asalkan ia finis pertama dan Jorge Martin gagal meraih poin.
Insiden antara Marquez dan Bezzecchi terjadi pada lap keempat ketika keduanya memperebutkan posisi terdepan. Bezzecchi yang mencoba menyalip di tikungan pertama bersenggolan dengan Marquez yang sedikit melebar. Bezzecchi pun terjatuh, sementara Marquez lolos tanpa hukuman. Keputusan steward itu langsung menuai perdebatan, terutama karena insiden tersebut sekaligus mengakhiri peluang Bezzecchi untuk tetap bersaing dalam perebutan titel.
Sementara itu, Jorge Martin tampil heroik. Meski pergelangan tangan kanannya patah, pembalap Aprilia itu mampu finis di posisi ketiga. Hasil ini memang belum cukup untuk menghentikan laju Marquez, tetapi setidaknya menunda perayaan juara. Martin finis di belakang Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) yang menyalipnya di lap terakhir, dan Marquez yang finis terdepan.
Balapan sprint sendiri sempat dihentikan pada lap kedua akibat kecelakaan mengerikan yang melibatkan Francesco Bagnaia dan Fermin Aldeguer. Bagnaia, yang berada di posisi kelima, ditabrak Aldeguer dari sisi dalam hingga terlempar dari motornya. Pembalap Ducati itu sempat tidak sadarkan diri namun kemudian dipastikan sadar dan segera dilarikan ke rumah sakit. Aldeguer dijatuhi hukuman dua long lap penalty untuk balapan ulang yang digelar sejauh 10 lap.
Dalam balapan ulang, Marquez langsung memimpin sejak start. Bezzecchi dan Martin sempat memberi tekanan, namun Marquez mampu menjauh setelah mencatatkan lap tercepat pada lap kelima dan ketujuh. Keunggulannya sempat melewati satu detik, mematahkan perlawanan Martin yang tetap berusaha menempel meski kondisi fisiknya tidak prima.
Di belakang, Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) memenangi duel dengan Johann Zarco (LCR Honda) untuk finis keempat. Pedro Acosta (KTM) harus puas di posisi keenam setelah sempat terlibat pertarungan ketat. Ai Ogura, Enea Bastianini, dan Iker Lecuona melengkapi pembalap yang meraih poin di sprint yang berlangsung dramatis ini.
"Saya tidak bisa berkata banyak tentang insiden itu. Saya hanya berusaha keras dan hasilnya sesuai harapan," ujar Marquez usai balapan, seperti dikutip Motorsport.com.
Dengan hasil ini, perebutan gelar juara dunia MotoGP 2025 resmi menyisakan dua nama: Marquez dan Martin. Bezzecchi yang sebelumnya menjadi penantang terdekat harus mengubur mimpinya setelah insiden di Lusail. Kini perhatian tertuju pada balapan utama Minggu, di mana Marquez memiliki peluang besar untuk mengunci titel. Namun Martin, meski cedera, tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi. Akankah Marquez menyegel gelar di Qatar, atau Martin mampu memperpanjang drama hingga seri terakhir?



