Alysson Gagal Manfaatkan Peluang, Emery Diminta Coret Winger Muda di Laga Kontra Barcelona
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa ditahan imbang Fulham 1-1, dengan gol bunuh diri Zion Suzuki menjadi sorotan utama.
- Alysson tampil buruk saat diberi kesempatan starter, kalah bersaing dengan rekan setimnya.
- Menjelang duel Liga Champions melawan Barcelona, Emery disarankan menepikan Alysson ke bangku cadangan.

Ambisi Aston Villa untuk meraih kemenangan kandang atas Fulham harus pupus setelah bermain imbang 1-1 di Villa Park, Sabtu (5/4/2025). Gol pembuka Nicolas Jackson pada babak pertama ternyata tidak cukup, dan kesalahan individu kiper Zion Suzuki menjadi titik balik yang membuat The Villans kehilangan dua poin berharga.
Meski demikian, sorotan tajam justru mengarah ke penyerang muda Alysson. Pemain berusia 20 tahun itu dipercaya Unai Emery tampil sejak menit awal di sisi kanan serangan, namun gagal membuktikan kapasitasnya. Performa Alysson dinilai jauh di bawah standar, bahkan lebih buruk ketimbang Suzuki yang melakukan blunder fatal.
Dalam laga tersebut, Alysson tercatat sebagai pemain dengan sentuhan paling sedikit di antara para starter Villa, yakni hanya 26 kali. Ia juga hanya menyelesaikan empat dari tujuh umpan yang dicoba, menjadikannya yang terendah di tim. Upaya individunya untuk menusuk pertahanan Fulham kerap menemui jalan buntu, dan ia kehilangan bola hingga 11 kali dari 26 sentuhan.
Sebagai perbandingan, Suzuki meski melakukan kesalahan dengan menjatuhkan bola ke gawang sendiri, tetap mencatatkan penyelamatan penting. Kiper asal Jepang itu mencatatkan +0,72 gol yang dicegah (goals prevented) berkat empat penyelamatan, termasuk menepis tembakan jarak dekat Oscar Bobb. Distribusinya pun terbilang rapi dengan hanya tiga kali kehilangan bola dari 44 sentuhan.
Kegagalan Alysson memanfaatkan peluang ini menjadi pukulan tersendiri. Sebab, Emery tengah mencari formula terbaik menjelang laga krusial Liga Champions melawan Barcelona pekan depan. Performa impresif diperlukan untuk menghadapi tim sekuat Barcelona, dan kontribusi pemain muda seperti Alysson seharusnya bisa menjadi opsi segar.
"Alysson tidak memberikan dampak yang cukup untuk dipertahankan di starting XI. Emery sebaiknya mencoretnya dari susunan pemain melawan Barcelona," demikian penilaian tajam dari analis Football FanCast.
Sejak awal musim, konsistensi Alysson memang menjadi sorotan. Terakhir kali ia mencatatkan gol adalah saat Villa kalah dari Nottingham Forest pada September 2024. Satu-satunya asisnya musim ini tercipta saat melawan Fenerbahce, itupun ketika ia masuk dari bangku cadangan. Kini, dengan performa minim melawan Fulham, masa depannya di tim utama Villa kembali dipertanyakan.
Bagi Emery, keputusan untuk menepikan Alysson bukan sekadar soal performa individu, tetapi juga strategi jangka pendek. Menghadapi Barcelona, Villa membutuhkan pemain yang siap secara mental dan taktis. Jika Alysson tetap dipaksakan, risiko kehilangan poin semakin besar. Sebaliknya, memberinya waktu istirahat dan evaluasi bisa menjadi langkah bijak untuk perkembangan kariernya.
Pertanyaannya, apakah Emery akan mendengar saran untuk mengistirahatkan Alysson? Ataukah ia tetap memberikan kepercayaan kepada pemain muda tersebut sebagai bentuk investasi jangka panjang? Jawabannya akan terlihat saat Villa menjamu Barcelona di Liga Champions pekan depan.



