Java United Perpanjang Rekor Kandang, Fabio Lefundes Ingatkan Skuad Tak Cepat Puas
Baca dalam 60 detik
- Java United menaklukkan Bhayangkara FC 2-0 di Stadion Jatidiri, mengukuhkan catatan tak terkalahkan di markas sendiri.
- Kemenangan ini memutus rentetan dua hasil imbang sebelumnya, sekaligus menjaga posisi Laskar Kepodang Emas di papan atas BRI Super League.
- Pelatih Fabio Lefundes menegaskan pentingnya sikap rendah hati jelang laga padat: I-League Cup kontra Adhyaksa Bekasi FC dan duel melawan Persib Bandung.

Java United melanjutkan dominasi di Stadion Jatidiri, Semarang, setelah menundukkan Bhayangkara FC dengan skor 2-0 pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027, Jumat (30/10/2026). Dua gol tuan rumah lahir dari Yakob Sayuri pada menit ke-11 dan Lukas Brambilla di menit ke-88, memastikan tiga poin penuh bagi Laskar Kepodang Emas.
Kemenangan ini mempertegas rekor kandang Java United yang belum tersentuh kekalahan: tiga kemenangan dan satu hasil imbang di Jatidiri. Bagi tim yang baru saja melewati dua laga tanpa kemenangan, hasil ini menjadi suntikan moral sekaligus penanda kebangkitan setelah sebelumnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Isenmulang FC dan Persijap Jepara.
Pelatih Fabio Lefundes menyambut positif torehan tersebut, namun ia tidak ingin para pemain terlena. Dalam konferensi pers usai laga, ia menekankan bahwa rekor tak terkalahkan di kandang adalah kebanggaan, tetapi tim harus tetap membumi dan bekerja keras menghadapi setiap pertandingan.
"Catatan tak terkalahkan dan kemenangan di Jatidiri tentu menjadi kebanggaan. Tetapi, tim harus tetap membumi dan bekerja keras dalam menatap setiap pertandingan," ujar Lefundes.
Lefundes juga mengakui bahwa kemenangan atas Bhayangkara FC tidak diraih dengan mudah. Klub berjuluk The Guardian itu disebutnya memberikan perlawanan sengit, dan Java United baru bisa mengendalikan permainan berkat penampilan maksimal para pemain. "Tim pelatih akan selalu mendorong para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengeluarkan penampilan terbaik di setiap pertandingan," tambahnya.
Bagi Yakob Sayuri, gol pembuka ke gawang Bhayangkara FC memiliki makna istimewa. Winger Timnas Indonesia itu mengaku bersyukur atas gol pertamanya untuk Java United musim ini. Ia menegaskan akan terus memberikan performa terbaik setiap kali mendapat kesempatan bermain. "Terima kasih kepada pelatih yang selalu memberikan saya kesempatan. Saya yakin bahwa waktu dari Tuhan akan datang dan terjadilah hari ini," kata pemain yang akrab disapa Yassa tersebut.
Yakob juga memuji kekompakan rekan-rekannya yang dinilai berhasil menjalankan strategi pelatih. Menurutnya, motivasi yang diberikan Lefundes membuat para pemain tampil maksimal di lapangan. Pernyataan ini mencerminkan harmoni di dalam skuad, faktor penting bagi tim yang tengah membangun konsistensi di kompetisi domestik.
Setelah laga ini, Java United tidak punya waktu lama untuk beristirahat. Mereka dijadwalkan menghadapi Adhyaksa Bekasi FC dalam ajang I-League Cup 2026/2027 di Stadion Jatidiri pada Rabu (4/11/2026) pukul 14.00 WIB. Tiga hari berselang, tepatnya Minggu (8/11/2026), Laskar Kepodang Emas kembali menjamu Persib Bandung di ajang BRI Super League.
Jadwal padat ini menjadi ujian tersendiri bagi kedalaman skuad dan kemampuan rotasi Lefundes. Menghadapi Adhyaksa yang merupakan peserta Championship, Java United diunggulkan, tetapi duel melawan Persib akan menjadi barometer sesungguhnya. Persib dikenal sebagai tim mapan dengan basis suporter besar, sehingga laga tersebut tidak hanya menguji taktik, tetapi juga mental bertanding para pemain.
Jika mampu melewati dua laga tersebut dengan hasil positif, Java United berpeluang besar memantapkan posisinya di papan atas klasemen. Namun, peringatan Lefundes agar tim tetap membumi menjadi kunci: rekor kandang hanyalah modal awal, bukan jaminan. Publik Semarang kini menanti apakah konsistensi di Jatidiri mampu berlanjut saat menghadapi lawan-lawan yang lebih berat.



