Patrick Stewart Berpulang, Armada Kapal Bintang Star Trek Online Gelar Vigili Virtual
Baca dalam 60 detik
- Komunitas Star Trek Online menggelar upacara penghormatan virtual untuk Patrick Stewart, yang meninggal pada 29 Oktober setelah berjuang dengan Alzheimer dan demensia Lewy body.
- Para pemain mengheningkan cipta di orbit dan di permukaan planet, sementara desakan muncul agar Cryptic Studios mengabadikan Picard dalam bentuk monumen di dalam gim.
- Kepergian Stewart memicu gelombang duka dari William Shatner dan Ian McKellen, menandai pekan kelam bagi para penggemar Star Trek setelah wafatnya Walter Koenig.

Ratusan pemain Star Trek Online mengubah ruang virtual menjadi arena penghormatan terakhir bagi Sir Patrick Stewart, aktor yang memerankan Kapten Jean-Luc Picard. Pada akhir Oktober, armada kapal kelas Galaxy berkumpul di orbit, sementara sejumlah pemain lain menggelar vigili lilin di permukaan planet dalam gim MMORPG tersebut. Stewart meninggal pada 29 Oktober pada usia 86 tahun setelah menderita Alzheimer dan demensia Lewy body.
Reaksi komunitas tidak berhenti pada ritual digital. Di forum Reddit, pengguna dengan nama u/Zoberraz menulis bahwa Picard bukan sekadar karakter fiksi, melainkan teladan kepemimpinan yang mengedepankan kebijaksanaan ketimbang kekuatan, belas kasih ketimbang arogansi, dan kerendahan hati dalam menggunakan wewenang. “Stewart membuat visi itu terasa nyata dan layak diperjuangkan,” tulisnya, seperti dikutip dari unggahan komunitas.
Gelombang simpati juga datang dari para bintang yang pernah bekerja dengannya. William Shatner, yang memerankan Kapten James T. Kirk, menyebut Picard sebagai representasi terbaik dari nilai-nilai kemanusiaan. “Dia adalah sosok yang membuat kita percaya pada masa depan,” kata Shatner melalui akun X. Sementara Ian McKellen, yang mengenal Stewart sejak masa di Royal Shakespeare Company dan kemudian beradu akting dalam serial X-Men, mengenangnya sebagai pribadi yang hangat dan terbuka. “Dia selalu menunjukkan perasaannya, dan itu membuatnya dicintai,” ujarnya.
Desakan untuk mengenang Stewart secara permanen di dalam gim semakin kuat. Sejumlah pemain mengusulkan agar Cryptic Studios, pengembang Star Trek Online, menambahkan patung Picard—seperti yang pernah dilakukan untuk menghormati Leonard Nimoy setelah wafatnya aktor pemeran Spock tersebut. Usulan lain adalah menghadirkan kebun anggur keluarga Picard sebagai lokasi ziarah virtual. Hingga berita ini diturunkan, Cryptic belum memberikan tanggapan resmi mengenai permintaan tersebut.
“Di era ketika tidak ada yang yakin apakah Star Trek masih punya masa depan, kehangatan dan keteguhanmu memberi kami harapan. Selama tujuh tahun, engkau adalah kapten Enterprise, dan engkau menjalani hidup dengan martabat itu. Seorang ksatria sejati, dan pria yang tidak akan pernah dilupakan.” — Cryptic Studios, melalui akun X resmi.
Kepergian Stewart menambah duka mendalam bagi para penggemar waralaba Star Trek. Empat hari sebelumnya, Walter Koenig—yang dikenal sebagai Ensign Pavel Chekov dalam seri orisinal—meninggal pada usia 90 tahun. Komunitas Star Trek Online pun menggelar vigili serupa untuk menghormati Koenig. Dalam sepekan, dua ikon waralaba luar angkasa itu berpulang, meninggalkan warisan budaya yang tetap hidup di ruang digital.
Bagi Indonesia, fenomena ini menunjukkan bagaimana komunitas penggemar di seluruh dunia, termasuk di Tanah Air, memanfaatkan ruang virtual untuk merawat memori kolektif. Meski Star Trek Online tidak sepopuler gim bergenre lain, solidaritas para pemainnya mencerminkan pola yang sama dengan komunitas penggemar di Indonesia: ketika tokoh idola berpulang, mereka menciptakan ritual bersama—baik di media sosial maupun di dalam gim—sebagai bentuk penghormatan. Fenomena ini juga menyiratkan potensi ekonomi kreatif, di mana penghormatan digital dapat menjadi bagian dari ekosistem gim yang lebih inklusif.
Ke depan, keputusan Cryptic untuk mengabadikan Picard di dalam gim akan menjadi ujian bagi industri: sejauh mana pengembang bersedia merespons aspirasi komunitas yang ingin ruang digital menjadi monumen hidup bagi para ikon budaya pop? Jika permintaan itu terwujud, Star Trek Online bukan sekadar permainan, melainkan kanal pelestarian warisan seni yang terus berkembang.



