Debut Mees Hilgers, Kiprah Hubner, dan Cedera Romeny: Sinyal Campuran Pemain Indonesia di Eropa
Baca dalam 60 detik
- Mees Hilgers akhirnya mencatat penampilan resmi pertama untuk Heerenveen, sementara Justin Hubner tampil penuh membawa Fortuna Sittard lolos di Piala KNVB.
- Ole Romeny kembali bermasalah dengan pergelangan kakinya, memperbesar kekhawatiran jelang agenda Timnas Indonesia.
- Adrian Wibowo gagal mengeksekusi penalti saat Wacker Innsbruck tersingkir dari Piala Austria, menambah catatan pahit pemain abroad.

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers resmi mengukir debut kompetitif bersama Heerenveen pada putaran pertama Piala KNVB 2026/2027, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB. Masuk sebagai pengganti Sam Kersten pada menit ke-76, ia tampil 14 menit dalam kemenangan 2-0 atas Excelsior Maassluis di Sportpark Dijkpolder. Dylan Vente dan Jacob Trenskow menjadi pencetak gol yang mengantar tim ke putaran kedua.
Meski waktu bermain terbatas, Hilgers memperlihatkan efisiensi: enam sentuhan bola, akurasi umpan 80 persen, satu aksi bertahan, dan satu sapuan. Rating 6,0 yang ia terima mencerminkan penampilan singkat yang belum banyak diuji. Debut ini menjadi tonggak penting bagi pemain berusia 25 tahun tersebut setelah sempat absen dari kompetisi resmi sejak bergabung.
Di tempat lain, Justin Hubner menjadi pilar pertahanan Fortuna Sittard saat menghadapi Sparta Rotterdam di ajang yang sama. Bermain penuh 120 menit, ia membantu timnya menahan imbang 2-2 sebelum menang 3-2 dalam adu penalti. Statistiknya menonjol: 73 sentuhan, akurasi umpan 86 persen, enam aksi bertahan, empat sapuan, dua intersepsi, dan lima ball recoveries. Rating 6,8 yang ia raih menegaskan kontribusinya dalam laga ketat tersebut.
Namun, kabar buruk datang dari Ole Romeny. Penyerang Fortuna Sittard itu kembali mengalami cedera pergelangan kaki yang lebih serius dari perkiraan awal. Ia hanya bermain 45 menit saat timnya menang tipis 1-0 atas Excelsior pada pekan ke-10 Eredivisie, Minggu (25/10). Melalui Instagram Story, Rabu (28/10), Romeny mengonfirmasi bahwa cederanya lebih parah dan ia akan menjalani pemulihan.
"Sayangnya, cedera pergelangan kaki saya lebih parah daripada yang terlihat sebelumnya. Saya akan melakukan apa pun agar bisa segera kembali. Tetap semangat!" tulis Romeny.
Cedera ini menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia yang tengah mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional mendatang. Romeny adalah salah satu ujung tombak andalan, dan absennya berpotensi mengganggu rencana pelatih. Belum ada keterangan resmi mengenai durasi pemulihan, tetapi riwayat cedera yang berulang menimbulkan kekhawatiran.
Sementara itu, Adrian Wibowo mengalami nasib nahas bersama Wacker Innsbruck di Piala Austria. Masuk sebagai pengganti pada menit ke-111 saat melawan WSG Tirol, laga berlanjut ke adu penalti setelah imbang 2-2. Adrian menjadi penendang pertama, tetapi eksekusinya digagalkan kiper lawan. Wacker Innsbruck akhirnya tersingkir dengan skor 3-4. Kegagalan ini menambah daftar tantangan bagi pemain muda Indonesia yang berjuang menembus kompetisi Eropa.
Kiprah para pemain abroad ini menjadi cermin bagi pengembangan sepak bola Indonesia. Di satu sisi, debut Hilgers dan performa solid Hubner memberikan harapan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di level kompetitif Eropa. Di sisi lain, cedera Romeny dan kegagalan Adrian mengingatkan akan risiko dan tekanan yang menyertai karier di luar negeri. Bagaimana manajemen beban dan pemulihan cedera akan menjadi kunci kelangsungan kontribusi mereka, baik di klub maupun di Timnas Indonesia.



