FC 27 Base Hero Matchday SBC: Panduan Memilih Kartu Terbaik untuk Skuad Anda
Baca dalam 60 detik
- SBC Base Hero Matchday di FC 27 menawarkan pilihan terbatas empat kartu Hero dengan biaya penyelesaian yang tidak murah.
- Pemain harus mempertimbangkan gaya bermain dan kebutuhan posisi sebelum memilih, karena setiap kartu memiliki kelebihan dan kekurangan.
- Pilihan yang tepat dapat memberikan keuntungan kompetitif, terutama bagi pemain yang ingin memperkuat lini serang atau pertahanan.

Electronic Arts kembali menghadirkan tantangan Squad Building Challenge (SBC) bertema Hero Matchday di FC 27. Berbeda dari SBC biasa, edisi ini menawarkan pilihan terbatas empat kartu Hero yang sudah ditentukan, sehingga pemain tidak bisa bebas memilih dari seluruh daftar Hero yang tersedia. Konsekuensinya, keputusan yang diambil akan sangat menentukan arah pengembangan skuad, terlebih karena biaya penyelesaian SBC ini terbilang tinggi.
Dalam SBC Base Hero Matchday, pemain dihadapkan pada empat opsi kartu yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Ada kartu gelandang serang dengan rating 87, pemain sayap cepat, bek tengah solid, dan satu kartu yang dianggap kurang menguntungkan. Setiap pilihan membawa trade-off antara statistik, PlayStyle, dan harga pasar.
Menurut sejumlah pemain berpengalaman, kartu gelandang serang 87 tersebut sangat cocok untuk gaya bermain kreatif. Meski memiliki kelemahan pada kaki lemah (3 bintang) dan statistik shooting yang tidak terlalu menonjol (79), kartu ini tetap produktif dalam mencetak gol. Pemain yang mengandalkan umpan-umpan pendek dan pergerakan dinamis di lini tengah akan merasakan manfaatnya.
Sementara itu, kartu pemain sayap menjadi favorit banyak orang karena kecepatan dan kelincahannya. PlayStyle Whipped Cross yang dimilikinya sangat berguna bagi pemain yang sering melakukan umpan silang dari sisi lapangan. Namun, bagi yang tidak terbiasa dengan gaya tersebut, nilai kartu ini bisa berkurang.
Untuk posisi bek, kartu Marquez menawarkan statistik pertahanan terbaik di antara keempat opsi. Sayangnya, PlayStyle+ yang dimilikinya kurang ideal karena jarang digunakan oleh banyak pemain. Alternatif seperti Intercept atau Anticipate akan lebih diinginkan, tetapi tetap saja kartu ini menjadi pilihan paling aman secara statistik.
Di sisi lain, satu kartu Hero lainnya dinilai sebagai yang terburuk. Berdasarkan pengalaman sejumlah pemain, kartu ini tidak memiliki statistik mumpuni dan PlayStyle yang menonjol, sehingga sering kali menjadi pilihan yang merugikan. Pemain yang sempat menggunakannya dalam mode Draft pun mengaku kecewa.
Bagi pemain di Indonesia, keputusan memilih kartu Hero dalam SBC ini juga dipengaruhi oleh meta permainan di server Asia Tenggara. Gaya bermain cepat dan mengandalkan serangan balik sering menjadi favorit, sehingga kartu pemain sayap dengan kecepatan tinggi bisa lebih berguna. Namun, pemain yang lebih suka membangun serangan dari belakang mungkin akan memilih bek tengah yang solid.
Secara keseluruhan, tidak ada jawaban mutlak untuk semua orang. Pemain kreatif sebaiknya mengambil kartu CAM 87, sementara pemula atau yang menginginkan kepastian bisa memilih Bompastor. Marquez cocok bagi yang membutuhkan pertahanan, dan kartu keempat sebaiknya dihindari. Ke depan, EA mungkin akan merilis SBC serupa dengan pilihan berbeda, sehingga pengalaman dari edisi ini bisa menjadi pelajaran berharga.



