Hellraiser: Revival Hadirkan Dua Ending, Pilihan Akhir Tentukan Nasib Aidan
Baca dalam 60 detik
- Hellraiser: Revival menawarkan dua akhir berbeda yang ditentukan oleh keputusan pemain di momen terakhir.
- Pemain dapat mempertahankan kemanusiaan Aidan atau bergabung dengan Cenobites, masing-masing membuka achievement eksklusif.
- Sistem autosave memungkinkan pemain melihat kedua ending dalam satu penyimpanan tanpa mengulang seluruh permainan.

Hellraiser: Revival, game horor yang diadaptasi dari waralaba ikonik, menyajikan dua ending yang dapat dicapai pemain. Keputusan krusial terjadi di penghujung cerita, tepatnya saat karakter utama, Aidan, berada di apartemen dan dihadapkan pada tawaran untuk bergabung dengan para Cenobites. Pilihan ini tidak hanya mengubah akhir kisah, tetapi juga menentukan trofi yang akan didapatkan.
Bagi pemain yang ingin mempertahankan sisi kemanusiaan Aidan, tersedia jalur 'happy ending'. Caranya, tolak ajakan Cenobites dan pilih tetap bersama Merchant. Konsekuensinya, Aidan menjalani hidup normal, meski harus merelakan Sunny yang tidak dapat diselamatkan. Ending ini membuka achievement 'Human After All'. Sebaliknya, jika pemain memilih mengikuti Cenobites melalui celah di apartemen, Aidan akan bertemu Reverend Mother dan bertransformasi menjadi salah satu dari mereka. Jalur ini disebut sebagai 'bad ending' karena Aidan kehilangan kemanusiaannya, dan sebagai kompensasi, pemain mendapatkan achievement 'Experience Beyond Limits'.
Yang menarik, pengembang menyediakan sistem autosave otomatis tepat sebelum keputusan akhir diambil. Ini memungkinkan pemain untuk mencoba kedua ending tanpa harus memulai ulang permainan dari awal. Cukup memuat save yang tersedia di menu, pemain dapat menjalani kedua skenario dan mengumpulkan kedua trofi dalam satu penyimpanan. Fitur ini dinilai memudahkan pemain yang ingin mengeksplorasi seluruh konten naratif tanpa mengorbankan waktu.
Dari perspektif desain game, pendekatan ini mencerminkan tren yang semakin umum di industri: memberikan agensi kepada pemain tanpa menghukum mereka karena rasa penasaran. Hellraiser: Revival tidak memaksa pemain untuk mengulang puluhan jam gameplay hanya untuk melihat alternatif cerita. Sebaliknya, keputusan akhir yang terisolasi menjadi titik fokus, menciptakan pengalaman yang efisien namun tetap berdampak emosional. Bagi penggemar genre horor, khususnya yang akrab dengan mitologi Hellraiser, dua ending ini menawarkan cara untuk mengeksplorasi tema sentral waralaba: pilihan antara kemanusiaan dan godaan kekuatan gelap.
Meski demikian, tidak semua pemain akan puas dengan konsekuensi yang ada. Kehilangan Sunny di kedua ending bisa jadi pukulan naratif yang disengaja, menegaskan bahwa dalam dunia Hellraiser, tidak ada kemenangan tanpa pengorbanan. Namun, bagi sebagian orang, ketiadaan opsi untuk menyelamatkan Sunny mungkin terasa seperti keterbatasan. Di sisi lain, kehadiran dua achievement eksklusif memberikan insentif bagi pemburu trofi untuk mencoba kedua jalur, memperpanjang umur permainan tanpa perlu konten tambahan.
Ke depannya, menarik untuk melihat apakah pengembang akan merilis pembaruan yang menambahkan ending alternatif atau memperluas nasib karakter pendukung. Dengan popularitas waralaba Hellraiser yang tetap kuat, kemungkinan DLC atau sekuel yang mengeksplorasi konsekuensi dari setiap pilihan masih terbuka. Sementara itu, bagi pemain yang belum mencoba, Hellraiser: Revival menawarkan pengalaman horor yang padat dengan keputusan bermaknaโsebuah pengingat bahwa dalam kegelapan, bahkan pilihan kecil dapat mengubah segalanya.



