Kapolri Rombak Korlantas: Aries Syahbudin Gantikan Wibowo, Ini Daftar Mutasinya
Baca dalam 60 detik
- Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Brigjen Aries Syahbudin sebagai Kakorlantas menggantikan Irjen Wibowo melalui surat telegram tertanggal 10 Oktober 2026.
- Mutasi ini menyentuh posisi Dirgakkum, Dirregident, dan Dirkamsel Korlantas, dengan alasan meritokrasi dan kebutuhan organisasi.
- Publik menanti gebrakan baru Korlantas dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kualitas layanan publik di sektor transportasi darat.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan penyegaran di tubuh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Brigjen Aries Syahbudin ditunjuk sebagai Kepala Korlantas (Kakorlantas) menggantikan Irjen Wibowo, berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 yang diteken pada 10 Oktober 2026.
Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM) Polri Irjen Dharmapala atas nama Kapolri. Mutasi ini tidak hanya menyasar posisi puncak Korlantas, tetapi juga sejumlah jabatan strategis di bawahnya, menandakan adanya perombakan menyeluruh di institusi yang bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan berlalu lintas tersebut.
Selain pergantian Kakorlantas, Brigjen I Made Agus Prasatya yang sebelumnya menjabat Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri dimutasi menjadi Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri. Posisi Dirregident sebelumnya dipegang Brigjen Komarudin, yang kini ditugaskan sebagai Penata Kehumasan Polri Utama TK. II Divhumas Polri.
Jabatan Dirgakkum yang ditinggalkan Made Agus dipercayakan kepada Brigjen Budi Indra Dermawan, yang sebelumnya menjabat Karobindiklat Lemdiklat Polri. Sementara itu, posisi Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri kini diisi Brigjen Chiko Ardwiatto. Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, mantan Wakapolda Aceh, mendapat penugasan sebagai Auditor Kepolisian Utama TK. I Itwasum Polri pada Korlantas Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi. Menurutnya, penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. "Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab," ujar Johnny dalam keterangan resminya, Minggu (11/10).
"Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat." โ Irjen Johnny Eddizon Isir, Kadiv Humas Polri
Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas pengabdian dan kontribusi mereka. Ia berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, sehingga pelaksanaan tugas berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah berjalan.
Perombakan di Korlantas ini menjadi sorotan publik mengingat peran strategis institusi tersebut dalam mengatur lalu lintas, menerbitkan surat izin mengemudi (SIM), serta menangani kecelakaan. Dalam beberapa tahun terakhir, Korlantas menghadapi tantangan besar, mulai dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas, kemacetan di kota-kota besar, hingga tuntutan digitalisasi layanan seperti SIM online dan tilang elektronik (ETLE).
Kepemimpinan baru diharapkan mampu mempercepat transformasi digital dan meningkatkan disiplin berlalu lintas. Publik menanti gebrakan Aries Syahbudin dan jajaran dalam menekan angka fatalitas kecelakaan, yang masih menjadi salah satu penyumbang kematian tertinggi di Indonesia. Selain itu, transparansi dalam penegakan hukum lalu lintas dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan.
Dengan komposisi pejabat yang baru, akankah Korlantas mampu menjawab ekspektasi masyarakat akan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan modern? Hanya waktu yang akan membuktikan, tetapi langkah awal telah dimulai melalui mutasi ini.



