Verstappen Rebut Pole di Singapura, Mercedes Terpuruk
Baca dalam 60 detik
- Max Verstappen mengamankan posisi start terdepan di GP Singapura dengan catatan waktu 1 menit 31,373 detik, unggul tipis 0,054 detik atas Charles Leclerc.
- Mercedes mengalami sesi kualifikasi yang buruk; Kimi Antonelli dan George Russell hanya menempati posisi keempat dan keenam, tertinggal lebih dari setengah detik.
- Isack Hadjar dan George Russell akan memulai balapan dari barisan belakang karena masalah teknis dan penalti mesin.

Max Verstappen memastikan diri sebagai peraih pole position untuk Grand Prix Singapura setelah mencatatkan waktu tercepat 1 menit 31,373 detik dalam sesi kualifikasi yang berlangsung ketat. Pebalap Red Bull itu mengungguli duo Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, dengan selisih hanya 0,054 detik atas Leclerc yang menempati posisi kedua. Ini merupakan pole kedua Verstappen akhir pekan ini setelah sebelumnya juga mengunci posisi terdepan untuk balapan sprint.
Sesi kualifikasi menjadi mimpi buruk bagi Mercedes. Kimi Antonelli, yang memimpin klasemen sementara, harus puas start dari posisi keempat, sementara rekan setimnya George Russell hanya mampu menempati urutan keenam. Russell dipastikan akan memulai balapan dari barisan belakang karena penalti pergantian mesin, menambah beban tim Silver Arrows yang sejak awal sesi sudah tertinggal lebih dari satu detik dari rival-rivalnya. Nasib serupa dialami pebalap Red Bull kedua, Isack Hadjar, yang gagal mencatatkan waktu di Q1 akibat masalah mesin dan kehilangan gigi, memaksanya start dari belakang.
Sejak awal kualifikasi, tanda-tanda kesulitan Mercedes sudah terlihat. Pada Q1, Hamilton sempat memimpin dengan catatan 1:32,429, sementara kedua mobil Mercedes terlempar ke posisi 12 dan 13, tertinggal hampir 1,2 detik. Kondisi ini berlanjut di Q2, di mana Hamilton tetap dominan dengan 1:31,529, diikuti Verstappen yang tertinggal 0,110 detik. Antonelli dan Russell kembali tertinggal lebih dari setengah detik, menandakan masalah fundamental pada mobil W15 mereka di sirkuit jalanan Marina Bay.
"Pergantian gigi yang sangat buruk," keluh Verstappen saat Q2, meski akhirnya mampu mengatasi masalah tersebut dan merebut pole di Q3.
Di barisan tengah, Pierre Gasly menjadi kejutan dengan menempatkan Alpine di posisi kesembilan, sementara Liam Lawson dan Arvid Lindblad melengkapi sepuluh besar. Namun, sorotan juga tertuju pada Oscar Piastri yang hanya bisa menempati posisi ketujuh, tertinggal 0,820 detik dari Verstappen, setelah kesulitan di sektor terakhir. Rekan setimnya di McLaren, Lando Norris, berada di posisi kelima, sementara Leclerc berhasil menyalip Hamilton di detik-detik akhir untuk merebut posisi kedua.
Bagi tim-tim papan atas, hasil kualifikasi ini mempertegas dominasi Red Bull dan Ferrari di trek jalanan, sementara Mercedes harus bekerja keras untuk bangkit dari posisi tertinggal. Dengan Russell yang start dari belakang, peluang Mercedes untuk meraih poin besar di Singapura menjadi tipis. Di sisi lain, Verstappen yang tampil konsisten sepanjang sesi berhasil memanfaatkan peluang dan menegaskan diri sebagai penantang serius di sisa musim.
Balapan GP Singapura akan menjadi ujian strategi dan ketahanan ban, mengingat karakter sirkuit jalanan yang sempit dan menuntut presisi tinggi. Akankah Verstappen mampu mempertahankan posisinya dari tekanan Leclerc dan Hamilton? Ataukah Mercedes bisa bangkit dari keterpurukan dan mencuri poin? Semua akan terjawab dalam balapan yang diprediksi berlangsung sengit.



