Trailer Perdana The Exorcist: Martyrs Rilis, Mike Flanagan Janjikan Teror yang Lebih Nyata
Baca dalam 60 detik
- Trailer lengkap The Exorcist: Martyrs resmi dirilis, memperlihatkan arah baru waralaba horor klasik di tangan Mike Flanagan.
- Flanagan, yang dikenal lewat seri Netflix dan adaptasi Stephen King, dipercaya menulis sekaligus menyutradarai film ini.
- Samantha Sloyan, yang pernah bekerja dengan Flanagan, menyebut proyek ini sebagai karya paling menakutkan yang pernah ia saksikan.

Jakarta – Trailer perdana untuk The Exorcist: Martyrs akhirnya dirilis, memberikan gambaran konkret tentang bagaimana Mike Flanagan menggarap ulang waralaba horor ikonik tersebut. Langkah ini menandai debut Flanagan sebagai penulis sekaligus sutradara dalam franchise yang telah lama dinanti penggemar setianya.
Flanagan bukan nama baru di jagat horor. Ia dikenal luas melalui seri antologi Netflix seperti The Haunting of Hill House, The Fall of the House of Usher, dan Midnight Mass, serta adaptasi novel Stephen King seperti Gerald's Game dan Carrie. Reputasinya sebagai pembuat film horor dengan pendekatan psikologis yang kuat membuat ekspektasi terhadap Martyrs melonjak tinggi.
Alur cerita The Exorcist: Martyrs berpusat pada Julie Miller, detektif New York City yang diperankan Scarlett Johansson. Miller sebelumnya berhasil menangkap pembunuh berantai bernama Father Sunday. Namun, menurut sinopsis resmi, seorang pembunuh baru menuliskan nama Miller dengan darah seorang putra altar di dinding ruang bawah tanah gereja, menyeretnya kembali ke dalam kegelapan yang ia yakini telah terkubur bersama Father Sunday.
Miller dibantu oleh mantan pendeta penjara, Father William (Chiwetel Ejiofor), dan detektif muda Gina Restrepo (Sasha Calle). Film ini juga dibintangi Diane Lane sebagai Mary, ibu Miller, serta Jacobi Jupe sebagai Max, anak Julie. Deretan pemain pendukung meliputi Scoot McNairy, Gil Bellows, Laurence Fishburne, dan John Leguizamo yang berperan sebagai Father Sunday.
Samantha Sloyan, yang baru saja bekerja sama dengan Flanagan dalam serial Carrie di Prime Video, akan tampil dalam peran kecil di Martyrs. Dalam wawancara dengan Polygon, ia menyebut proyek ini sebagai "hal paling menakutkan" yang pernah ia lihat dari Flanagan. Pernyataan ini memperkuat sinyal bahwa Martyrs tidak sekadar mengandalkan jumpscare, melainkan membangun teror yang mengendap.
"Ini adalah hal paling menakutkan yang pernah saya lihat dari Flanagan," ujar Samantha Sloyan, dikutip dari Polygon.
Waralaba The Exorcist sendiri memiliki rekam jejak yang naik-turun selama lima dekade terakhir. Film orisinal tahun 1973 masih dianggap sebagai salah satu karya horor paling berpengaruh, tetapi sekuel-sekuelnya, termasuk The Exorcist: Believer (2023), menerima respons beragam dari kritikus maupun penonton. Kehadiran Flanagan dianggap sebagai upaya serius untuk mengembalikan pamor franchise ini.
Bagi pasar Indonesia, film horor bertema kerasukan dan eksorsisme selalu memiliki daya tarik tersendiri. Penonton Tanah Air dikenal responsif terhadap judul-judul horor supernatural, baik produksi Hollywood maupun lokal. Jika Martyrs berhasil menyeimbangkan atmosfer mencekam dengan cerita yang solid, bukan tidak mungkin film ini akan menjadi salah satu rilisan horor paling dinanti saat tayang di bioskop Indonesia mendatang.
Dengan jadwal rilis yang masih jauh, yaitu 12 Maret 2027, pertanyaannya kini bukan lagi soal apakah Flanagan mampu membuat film horor yang menakutkan, melainkan apakah ia bisa menghidupkan kembali waralaba yang sempat kehilangan arah tanpa kehilangan nyali khasnya. Kita tunggu.



