Dungeons & Dragons Umumkan Kolaborasi Star Wars, Petualangan Tyro Squadron Meluncur 2027
Baca dalam 60 detik
- Wizards of the Coast mengungkap detail perdana ekspansi D&D bertema Star Wars di New York Comic Con, terdiri dari buku petualangan Tyro Squadron dan buku aturan inti.
- Kisahnya berlatar trilogi orisinal, pemain berperan sebagai kru pemberontak rahasia, bukan Jedi, dengan fokus misi berani dan eksplorasi galaksi.
- Kedua produk dijadwalkan rilis 2027, menandai kolaborasi besar kedua D&D di bawah bendera Universes Beyond setelah World of Warcraft.

Wizards of the Coast akhirnya membuka kartu soal proyek silang Dungeons & Dragons dengan Star Wars. Dalam panel di New York Comic Con, perusahaan mengumumkan bahwa ekspansi ini akan hadir dalam dua produk utama: buku petualangan Star Wars Tyro Squadron: Adventures dan buku aturan inti D&D | Star Wars Core Rules. Keduanya dijadwalkan meluncur pada 2027, dengan sampul dan concept art perdana sudah diperlihatkan.
Pengumuman ini merupakan kelanjutan dari teaser yang sempat mencuat pada Juli lalu. Saat itu, Wizards of the Coast hanya memberi sinyal akan ada crossover, tanpa merinci bentuknya. Kini, gambaran cerita mulai jelas: pemain akan bergabung dengan kru Rebel rahasia untuk melawan Kekaisaran, berlatar masa Trilogi Orisinal. Alih-alih menjelajah sebagai Jedi, pemain berperan sebagai penjahat pemberani yang menjalankan misi berisiko dan menjelajahi sudut-sudut baru galaksi.
Yang belum diungkap adalah bagaimana aturan inti D&D akan diadaptasi untuk mendukung senjata khas Star Wars seperti blaster dan lightsaber. Wizards of the Coast menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut dalam waktu dekat. Celah ini wajar menjadi perhatian, mengingat sistem D&D selama ini berbasis sihir dan pertempuran jarak dekat, sementara semesta Star Wars kental dengan teknologi dan pertempuran antariksa. Penyesuaian mekanis yang tepat akan menentukan apakah pengalaman bermain terasa autentik atau justru dipaksakan.
Kolaborasi ini juga menandai langkah kedua D&D dalam payung Universes Beyond, setelah sebelumnya menggandeng World of Warcraft. Ekspansi WoW tersebut menjanjikan eksplorasi zona ikonik, dungeon klasik, dan pertarungan melawan musuh legendaris dari 20 tahun sejarah waralaba. Selain buku sumber utama, ada pula Icecrown Citadel Map Pack berisi peta ukuran poster, token, dan petualangan digital. Produk bertema WoW ini akan tersedia pada 17 November mendatang.
Universes Beyond sendiri diperkenalkan Wizards of the Coast pada 2021 sebagai merek lintas waralaba untuk Magic: The Gathering. Sejak itu, ia menuai kontroversi di kalangan pemain lama. Banyak yang mengkritik fenomena ini sebagai "Fortnite-ifikasi" permainan kartu, serta memicu banjir rilis kartu yang mahal dan membingungkan. Meski demikian, kolaborasi ini terbukti menguntungkan secara komersial, sehingga kecil kemungkinan Wizards of the Coast menghentikannya. Kita telah melihat persilangan dengan Warhammer 40.000, Marvel, Final Fantasy, Lord of the Rings, Dungeons & Dragons, bahkan SpongeBob SquarePants.
Bagi pasar Indonesia, kabar ini berpotensi menggairahkan komunitas penggemar D&D dan Star Wars yang selama ini aktif di kota-kota besar. Namun, tantangan utamanya adalah ketersediaan produk fisik dan harga yang biasanya lebih tinggi karena impor. Jika Wizards of the Coast serius merambah pasar Asia Tenggara, mereka perlu mempertimbangkan distribusi lokal dan dukungan bahasa. Tanpa itu, antusiasme bisa terbatas pada kalangan tertentu saja.
Pertanyaan besarnya kini: apakah pendekatan Universes Beyond akan terus mendominasi strategi D&D, atau justru menggerus identitas permainan itu sendiri? Dengan rilis yang masih dua tahun lagi, Wizards of the Coast punya waktu untuk meyakinkan penggemar bahwa kolaborasi ini bukan sekadar gimmick komersial, melainkan perluasan dunia yang bermakna.



