Nintendo Ogah Jawab soal GTA 6 di Switch 2, Sinyal Negosiasi Masih Panas
Baca dalam 60 detik
- Presiden Nintendo of America, Devon Pritchard, menolak memastikan apakah GTA 6 akan hadir di Switch 2, dan menyerahkan urusan itu ke Rockstar dan Take-Two.
- Pernyataan tersebut muncul di tengah spekulasi uji teknis yang dilakukan Rockstar, serta komentar CEO Take-Two Strauss Zelnick yang menyebut peluang membawa sebagian judul lama ke platform Nintendo.
- Ketidakpastian ini menjadi ujian bagi strategi Nintendo yang ingin menarik lebih banyak game pihak ketiga, sekaligus menandakan bahwa keputusan besar masih berada di tangan pemilik waralaba.

Nintendo of America enggan memberi jawaban tegas mengenai kemungkinan Grand Theft Auto VI (GTA 6) hadir di Switch 2. Presiden Nintendo of America, Devon Pritchard, saat dimintai konfirmasi justru mengalihkan bola panas kepada Rockstar Games dan induk usahanya, Take-Two Interactive. Menurutnya, keputusan semacam itu bukan ranah Nintendo untuk mengumumkan lebih dulu.
"Itu akan menjadi pembicaraan antara Take-Two dan Rockstar, dan belum ada yang bisa saya sampaikan saat ini," ujar Pritchard dalam wawancara dengan Variety, seperti dikutip dari laporan GameSpot. Jawaban tersebut tidak menutup peluang, tetapi juga tidak memberi kepastian apa pun.
Ketidakjelasan ini bukan tanpa alasan. GTA 6 adalah salah satu rilis paling dinanti dekade ini dan diproyeksikan menjadi pendorong penjualan konsol generasi sekarang. Untuk saat ini, Rockstar baru mengonfirmasi versi PlayStation 5 dan Xbox Series X|S dengan tanggal peluncuran 19 November. Versi PC diperkirakan menyusul mengikuti pola historis, meski belum ada pengumuman resmi. Kehadiran di Switch 2 akan menjadi kejutan besar, mengingat kapasitas perangkat Nintendo biasanya menjadi pertimbangan teknis tersendiri bagi game berskala raksasa.
Pada Mei 2025, seorang sumber industri yang dikenal sebagai NateTheHate mengklaim Rockstar tengah melakukan pengujian untuk melihat kelayakan teknis GTA 6 di Switch 2. Namun, ia menegaskan bahwa uji coba semacam itu rutin dilakukan pengembang untuk menilai apakah sebuah game bisa berjalan di perangkat lain, bukan tanda bahwa port sedang direncanakan. Praktik ini lazim di industri, terutama ketika sebuah konsol baru memiliki arsitektur yang berbeda dari pendahulunya.
Sinyal dari pihak Take-Two sendiri cukup ambigu. CEO Strauss Zelnick pernah menyatakan bahwa perusahaannya tidak serta-merta membawa seluruh judul ke platform Nintendo. Meski demikian, ia menyebut ada peluang besar untuk menghadirkan game-game lama ke Switch 2. Zelnick juga mengaku optimistis terhadap prospek konsol tersebut. Pernyataan ini memberi ruang bagi spekulasi bahwa beberapa waralaba Take-Two mungkin akan meramaikan Switch 2, tetapi GTA 6 tetap berada di kategori yang belum pasti.
"Kami tidak akan serta-merta membawa setiap judul ke platform itu, tetapi ada peluang besar untuk menghadirkan beberapa game lama," kata Zelnick, menggambarkan strategi portofolio Take-Two.
Sejarah mencatat hubungan Rockstar dan Nintendo tidak selalu mulus. GTA: The Trilogy โ The Definitive Edition sempat dirilis untuk Switch pada 2021 dan dapat dimainkan di Switch 2 melalui kompatibilitas mundur. Sebelumnya, Rockstar juga merilis GTA: Chinatown Wars untuk Nintendo DS, serta GTA 1 dan GTA 2 untuk Game Boy. Artinya, bukan hal mustahil jika Rockstar kembali menjajaki platform Nintendo, asalkan ada kesepakatan bisnis dan kesiapan teknis.
Bagi pasar Indonesia, dinamika ini menarik untuk dicermati. Switch 2 diprediksi menjadi salah satu konsol paling laris di tanah air, terutama karena harga dan portabilitasnya. Kehadiran GTA 6 di perangkat tersebut akan memperluas basis pemain dan mendorong penjualan perangkat, tetapi juga menuntut spesifikasi yang lebih tinggi. Importir dan pengecer game di dalam negeri biasanya menanti kepastian platform sebelum menyusun strategi stok. Jika GTA 6 benar-benar masuk Switch 2, gelombang permintaan bisa melonjak, meski harga jual game di Indonesia tetap menjadi pertimbangan utama.
Yang jelas, Nintendo tampaknya tidak ingin mendahului mitra bisnisnya. Strategi diam ini bisa dibaca sebagai upaya menjaga hubungan baik dengan Take-Two, sekaligus menghindari janji yang belum pasti. Di sisi lain, para penggemar di Indonesia dan global masih harus bersabar menunggu apakah GTA 6 akan benar-benar mendarat di Switch 2 atau tetap eksklusif untuk konsol Sony dan Microsoft. Pertanyaannya kini, seberapa besar kompromi teknis yang bersedia dilakukan Rockstar demi menjangkau pemain Nintendo?



