Carrick di Ujung Tanduk, Man United Masukkan Conte ke Daftar Buruan
Baca dalam 60 detik
- Man United dilaporkan mulai menjajaki opsi pengganti Michael Carrick setelah hanya mengumpulkan lima poin dari lima laga awal Premier League.
- Antonio Conte masuk dalam shortlist, sosok yang dikenal sebagai peraih trofi namun punya rekam jejak naik-turun di Inggris.
- Laga melawan Tottenham Hotspur akhir pekan ini bisa menjadi penentu apakah manajemen INEOS bergerak cepat atau memberi Carrick kesempatan tambahan.

Manchester United dikabarkan telah menyusun daftar calon pengganti Michael Carrick setelah start buruk di Premier League musim ini, dengan Antonio Conte muncul sebagai salah satu nama yang dipertimbangkan. Menurut laporan Football Insider, manajemen Old Trafford mengagumi sosok asal Italia tersebut, yang saat ini menganggur dan dikabarkan berminat kembali ke dunia manajerial.
Carrick sebelumnya dianggap sebagai penyelamat setelah menggantikan Ruben Amorim musim lalu. Ia berhasil membawa United lolos ke Liga Champions dan mendapat kontrak permanen. Namun, performa tim musim ini jauh dari harapan: hanya lima poin dari lima pertandingan. Hasil imbang dramatis melawan Fulham di Craven Cottage—lewat gol telat Matheus Cunha—sempat meredakan tekanan, tetapi kritik terhadap gaya main dan mentalitas skuad semakin keras.
Gary Neville, legenda United yang kini menjadi komentator, melontarkan kritik pedas terhadap penampilan tim. "Saya telah menonton Man United sejak usia lima tahun dan itu adalah 15 menit terburuk yang pernah saya lihat," ujarnya. "Sungguh memalukan. Saya tidak pernah melihat kurangnya usaha seperti itu. Apa yang sedang dipikirkan Carrick?" Kritik Neville mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas di kalangan penggemar dan pengamat tentang arah tim di bawah Carrick.
Selain Conte, nama Fabian Hürzeler (Brighton) dan Eddie Howe (mantan Newcastle United) juga dikaitkan dengan kursi manajer United. Namun, kehadiran Conte menambah dimensi baru karena statusnya sebagai pelatih bebas transfer dan reputasinya sebagai pemenang. Jurnalis Pete O'Rourke menilai, "Jika Manchester United memutuskan untuk mencari manajer baru dan menyingkirkan Michael Carrick, Antonio Conte akan menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan. Dia adalah pemenang yang terbukti, seperti yang ditunjukkan selama di Chelsea dan kesuksesannya di Italia. Dia sedang tidak terikat kontrak, jadi akan lebih mudah untuk mendatangkannya. Tapi untuk saat ini mereka masih bertahan dengan Carrick dan berharap dia bisa membalikkan keadaan."
Conte memang memiliki rekam jejak yang mengesankan. Bersama Chelsea, ia merevolusi taktik dengan formasi tiga bek yang kemudian banyak ditiru. Pedro, mantan pemainnya, pernah berkata, "Dengan Antonio Conte, segalanya berubah. Dia merevolusi cara bermain sepak bola di Inggris dengan tiga bek, blok rendah yang kompak untuk menekan dan melakukan serangan balik cepat." Namun, masa jabatannya di Tottenham berakhir pahit setelah konferensi pers yang meledak-ledak pada Maret 2023. Konsistensinya di Premier League masih dipertanyakan.
Bagi Manchester United, keputusan ini bukan sekadar soal taktik. Klub sedang dalam proses transisi di bawah kepemilikan INEOS yang ingin membangun kembali identitas tim. Carrick dianggap sebagai bagian dari proyek jangka panjang, tetapi tekanan untuk meraih hasil instan sering kali bertentangan dengan visi tersebut. Laga melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford akhir pekan ini menjadi ujian berat. Spurs saat ini berada di dasar klasemen, menjadikannya peluang emas untuk meraih tiga poin. Jika United kembali gagal, posisi Carrick bisa semakin goyah.
Pertanyaannya, apakah manajemen akan memberi Carrick waktu atau beralih ke sosok berpengalaman seperti Conte yang dikenal keras namun efektif? Dalam beberapa pekan ke depan, jawabannya akan mulai terlihat. Yang jelas, tekanan di Old Trafford tidak akan surut, dan setiap hasil buruk akan mempercepat spekulasi tentang masa depan kursi manajer.



