Watch Dogs Bangkit Lagi? Ubisoft Disebut Siapkan Director's Cut Legion untuk 2027
Baca dalam 60 detik
- Ubisoft dikabarkan tengah menyiapkan versi director's cut dari Watch Dogs: Legion yang dijadwalkan rilis paruh pertama 2027.
- Langkah ini dinilai sebagai strategi berbiaya rendah untuk menguji pasar sebelum menghidupkan kembali waralaba yang vakum sejak 2020.
- CEO Yves Guillemot menegaskan Watch Dogs masih dianggap merek penting, meski belum ada penugasan ke studio internal mana pun.

Waralaba Watch Dogs yang telah lama tak terdengar kabarnya dikabarkan akan kembali ke hadapan pemain melalui sebuah versi director's cut dari seri terakhirnya, Watch Dogs: Legion. Menurut laporan Insider Gaming yang dikonfirmasi oleh IGN, Ubisoft berencana merilis versi tersebut pada paruh pertama 2027. Rencana ini menjadi sinyal pertama kebangkitan franchise yang terakhir kali meluncurkan judul utama pada 2020 itu.
Alih-alih membangun game baru dari nol, Ubisoft disebut memilih merombak Legion secara menyeluruh. Pendekatan ini diperkirakan lebih hemat biaya dibandingkan pengembangan penuh sebuah sekuel. Langkah tersebut juga dibaca sebagai uji coba pasar: jika director's cut mampu menarik perhatian, bukan tidak mungkin Ubisoft akan menaikkan taruhan dengan proyek yang lebih ambisius di masa depan.
Watch Dogs pertama kali diperkenalkan pada 2012 dan sempat diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama portofolio Ubisoft, bersanding dengan Assassin's Creed dan Far Cry. Namun, tiga judul yang telah dirilis tidak pernah benar-benar menembus ekspektasi komersial maupun kritik. Puncaknya adalah Legion, yang menuai respons negatif karena mengganti protagonis tunggal dengan mekanisme kontrol terhadap NPC mana pun, masing-masing dengan kelas dan kemampuan berbeda. Gagasan itu terbilang segar, tetapi eksekusinya dinilai tidak berhasil.
Meski demikian, Ubisoft tampaknya belum sepenuhnya melepas waralaba ini. Dalam sebuah sesi tanya jawab dengan investor yang dilaporkan Game File, CEO Yves Guillemot menegaskan bahwa Watch Dogs "masih merupakan merek yang kami anggap penting untuk masa depan." Pernyataan itu memberi harapan bagi penggemar, meski Guillemot juga mengisyaratkan bahwa franchise ini belum akan ditugaskan ke salah satu rumah kreatif internal perusahaan dalam waktu dekat.
"Watch Dogs masih menjadi merek yang kami nilai penting untuk masa depan," ujar Guillemot, seraya menambahkan bahwa penugasan ke divisi pengembangan tertentu belum masuk agenda.
Di jalur lain, adaptasi layar lebar Watch Dogs juga masih dalam proses. Syuting utama dilakukan pada 2024 dan dilanjutkan dengan reshoot pada 2025. Proyek film ini pertama kali diumumkan pada 2013, tetapi hingga kini belum ada tanggal tayang yang dipastikan. Kombinasi antara director's cut dan film menunjukkan Ubisoft berupaya menjaga eksistensi Watch Dogs di dua medium sekaligus.
Bagi pasar gim global, langkah Ubisoft ini mencerminkan tren yang lebih luas: penerbit besar semakin berhati-hati mengeluarkan dana besar untuk waralaba yang belum terbukti. Merilis ulang judul lama dengan penyempurnaan menjadi cara untuk mengukur permintaan tanpa mempertaruhkan anggaran pengembangan penuh. Jika strategi ini berhasil, bukan mustahil penerbit lain akan menempuh jalur serupa untuk menghidupkan kembali properti intelektual yang menganggur.
Di Indonesia, Watch Dogs memiliki basis pemain yang cukup loyal, terutama di kalangan gamer PC dan konsol yang menyukai tema peretasan dan pengawasan digital. Kehadiran director's cut pada 2027 berpotensi menggairahkan kembali komunitas, meski tantangan utamanya tetap sama: apakah Ubisoft mampu memperbaiki kelemahan mendasar Legion, terutama dalam hal narasi dan karakter. Tanpa perbaikan signifikan, versi baru ini hanya akan menjadi pengulangan kekecewaan lama.
Pertanyaannya kini, apakah director's cut Watch Dogs: Legion akan menjadi batu loncatan menuju sekuel penuh, atau sekadar upaya menjaga merek tetap hidup di rak? Jawabannya baru akan terlihat setelah 2027, tetapi satu hal yang pasti: Ubisoft belum siap mengucapkan selamat tinggal pada Watch Dogs.



