Brandon Sanderson Mulai Cari Showrunner untuk Serial Stormlight Archive di Apple TV
Baca dalam 60 detik
- Sanderson mengonfirmasi proses pencarian showrunner untuk adaptasi Stormlight Archive telah dimulai dan ia terlibat langsung dalam wawancara.
- Penulis ingin serial ini menghadirkan dunia fantasi yang terasa nyata, bukan sekadar panggung Renaissance, yang berimplikasi pada kebutuhan anggaran besar.
- Selain Stormlight, Sanderson juga menggarap adaptasi film Mistborn dan novel Ghostbloods yang dijadwalkan rilis 2028.

Brandon Sanderson, penulis fantasi produktif di balik seri Stormlight Archive, mengungkapkan bahwa proses pencarian showrunner untuk adaptasi televisi di Apple TV telah dimulai. Dalam wawancara dengan Collider, ia menyatakan telah mewawancarai sejumlah kandidat dan mencari talenta "high-caliber" untuk memimpin proyek tersebut.
Langkah ini menandai fase krusial dalam produksi serial yang diumumkan awal tahun ini. Sanderson tidak hanya menulis naskah, tetapi juga bertindak sebagai produser dengan hak persetujuan akhir berkat kesepakatannya dengan Apple untuk seluruh semesta Cosmere. Keterlibatan langsungnya dalam memilih showrunner menunjukkan komitmennya menjaga visi kreatif di tengah ekspansi besar-besaran adaptasi fantasi di layanan streaming.
Dalam wawancara tersebut, Sanderson menekankan pentingnya membangun dunia yang terasa autentik. Ia ingin penonton percaya bahwa peristiwa dalam cerita benar-benar bisa terjadi, bukan sekadar pertunjukan panggung. "Ketika Anda membaca fantasi, salah satu ide kuncinya adalah Anda bisa mempercayai bahwa ini adalah kisah nyata," ujarnya. "Ini tempat nyata. Ini benar-benar bisa terjadi, dan hal-hal sederhana bisa merusak imersi dalam pertunjukan televisi." Pernyataan ini menggarisbawahi tantangan produksi: untuk mencapai tingkat realisme yang diinginkan, diperlukan anggaran besar, mirip dengan serial The Rings of Power milik Amazon yang memecahkan rekor sebagai serial televisi termahal.
Selain Stormlight Archive, Apple TV juga mengembangkan adaptasi film trilogi Mistborn yang dimulai dari The Final Empire (2006). Sanderson mengaku menangani sendiri penulisan naskah film tersebut, sementara untuk Stormlight ia mencari mitra penulis. Pada Agustus lalu, ia mengumumkan telah menyelesaikan draf pertama skenario Mistborn, meski masih akan melalui banyak revisi.
"Saya ingin dunia fantasi ini terasa seperti dunia nyata, bukan pesta Renaissance. Hal-hal sederhana bisa mengeluarkan penonton dari cerita." โ Brandon Sanderson
Di luar proyek Apple, novel Skyward karya Sanderson juga akan diadaptasi untuk televisi oleh tim di balik serial live-action One Piece Netflix. Sementara itu, para penggemar novel Mistborn dapat menantikan Ghostbloods yang akan memulai era ketiga seri tersebut pada 2028.
Bagi industri hiburan global, langkah Apple TV ini mempertegas persaingan konten fantasi bernilai produksi tinggi. Di Indonesia, di mana basis penggemar fantasi dan novel Sanderson cukup besar, adaptasi ini berpotensi memperluas pasar streaming dan mendorong diskusi tentang pentingnya adaptasi setia. Pertanyaannya, mampukah Sanderson dan showrunner terpilih nanti menghadirkan dunia Roshar yang epik tanpa kehilangan kedalaman cerita? Waktu yang akan menjawab, tetapi ekspektasi sudah tinggi.



