Neuville Ingin Kurangi Beban, Hyundai Belum Pastikan Masa Depan di WRC
Baca dalam 60 detik
- Thierry Neuville berencana mengurangi jadwal WRC musim depan, tetapi berharap tetap bersama Hyundai.
- Hyundai masih menimbang tiga opsi partisipasi dan menunggu regulasi final dari FIA.
- Keputusan akan menentukan arah karier Neuville dan masa depan tim pabrikan di kejuaraan reli dunia.

Thierry Neuville mengisyaratkan keinginan untuk tidak lagi tampil penuh di World Rally Championship (WRC) pada musim depan. Juara dunia 2024 itu berharap masih mendapatkan kesempatan bersama Hyundai, namun dengan porsi balapan yang lebih sedikit. Sinyal tersebut muncul setelah ia menutup musim yang berat dengan kemenangan di Power Stage pada seri penutup di Sardinia.
Neuville telah menjalani 15 musim di WRC, 13 di antaranya bersama tim pabrikan Hyundai sejak 2014. Ia merasakan dua tahun terakhir sebagai periode yang melelahkan, terutama karena ketidakpastian arah regulasi dan komitmen pabrikan. "Saya merasa sudah saatnya mengambil langkah mundur," ujarnya kepada Motorsport.com, seraya menegaskan prioritasnya adalah bertahan di Hyundai karena grup tersebut dinilai mampu menawarkan peluang jangka panjang.
Hyundai sendiri belum memutuskan apakah akan tetap berkompetisi di kelas utama. Mereka telah mencoret opsi membangun mobil baru sesuai regulasi 2027, tetapi menginvestasikan dana untuk mengembangkan versi revisi mobil Rally2 yang bisa dipakai di kategori teratas tahun depan. Keputusan soal pembelian kit update Rally2 dari FIA masih menunggu finalisasi regulasi olahraga yang akan disahkan dalam World Motor Sport Council pada 15 Oktober.
Presiden motorsport Hyundai, Cyril Abiteboul, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berinvestasi besar pada Rally2 karena melihatnya sebagai persimpangan berbagai peluang. "Kami ingin memastikan memiliki mobil yang kompetitif terlebih dahulu," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa perjalanan Hyundai di Rally1 telah berakhir, dan dunia sedang berubah sehingga operasi tim perlu disesuaikan. Abiteboul memperkirakan solusi akan muncul dalam beberapa pekan ke depan, dan beberapa opsi yang dipetakan akan memberi ruang bagi Neuville untuk tetap terlibat.
"Prioritas saya adalah tetap bersama Hyundai karena merek dan grup ini yang bisa menawarkan peluang terbesar untuk masa depan jangka panjang saya." โ Thierry Neuville
Keputusan Hyundai tidak hanya berdampak pada Neuville, tetapi juga pada lanskap WRC secara keseluruhan. Jika pabrikan asal Korea Selatan itu memilih mundur dari kelas utama, maka hanya akan tersisa Toyota dan M-Sport Ford sebagai tim pabrikan penuh, yang berpotensi mengurangi daya tarik kejuaraan. Sebaliknya, jika Hyundai memilih jalur Rally2, mereka bisa membuka pintu bagi lebih banyak tim pelanggan dan pembalap swasta, meskipun level kompetisi di kelas teratas mungkin menurun.
Bagi Neuville, opsi pengurangan jadwal bisa menjadi jembatan menuju peran yang lebih fleksibel, misalnya sebagai pembalap paruh waktu atau duta merek. Ia telah menyatakan keinginan untuk menikmati waktu bersama tim setelah 13 tahun bersama, sebelum mengambil keputusan akhir. "Saya tidak ingin terlalu jauh melihat ke depan. Saya ingin menikmati momen ini dulu," katanya.
Dengan regulasi baru yang akan segera disahkan, dan keputusan Hyundai yang diharapkan dalam hitungan minggu, masa depan Neuville dan tim pabrikan akan segera menemukan titik terang. Apakah Neuville akan tetap menjadi bagian dari era baru WRC, atau justru menjadi saksi peralihan besar dalam sejarah reli dunia? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: perubahan besar sedang menanti di lintasan.



