Sunderland Incar Balde, Ulangi Strategi Xhaka di Bursa Januari
Baca dalam 60 detik
- Sunderland dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan perwakilan Alejandro Balde untuk kemungkinan transfer pada Januari.
- Bek kiri Barcelona itu juga diminati Manchester United dan Liverpool, namun Sunderland menawarkan proyek ambisius seperti yang memikat Granit Xhaka.
- Keberhasilan merekrut Balde akan menegaskan posisi Sunderland sebagai tim promosi yang berani bersaing di bursa transfer.

Sunderland dilaporkan tengah menjajaki peluang merekrut bek kiri Barcelona, Alejandro Balde, pada jendela transfer Januari. Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya mengulang keberhasilan mereka mendatangkan Granit Xhaka, yang menjadi salah satu transfer paling berdampak bagi klub promosi tersebut.
Menurut laporan TEAMtalk, perwakilan Balde telah berbicara dengan sejumlah klub, termasuk Sunderland. Manchester United dan Liverpool juga dikabarkan tertarik pada pemain berusia 22 tahun itu. Barcelona dikabarkan siap melepas Balde dengan status pinjaman pada Januari, dan opsi transfer permanen tidak ditutup.
Balde, yang memiliki klausul pelepasan sebesar ยฃ855,9 juta, masih terikat kontrak hingga musim panas 2028. Meski demikian, ia disebut mulai tersisih dari skema utama pelatih Hansi Flick musim ini. Situasi ini membuka peluang bagi klub lain untuk memboyongnya, meski harga permanennya masih menjadi tanda tanya.
Bagi Sunderland, mendatangkan Balde akan menjadi pernyataan besar. Klub yang baru promosi ke Premier League itu ingin menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim mapan. Kesuksesan merekrut Xhaka dari Bayer Leverkusen dengan harga ยฃ13 juta menjadi bukti bahwa proyek yang ditawarkan memiliki daya tarik.
Xhaka, yang saat itu berstatus juara Bundesliga dan mantan pemain Arsenal, memilih bergabung dengan Sunderland meski banyak klub lain menawarkan kompetisi Eropa. Ia mengaku tertantang oleh proyek yang dijelaskan oleh pemilik klub, Kyril Louis-Dreyfus. Keputusan itu terbukti tepat: Xhaka menjadi kapten dan membawa Sunderland finis di posisi ketujuh Premier League musim lalu.
"Saya ingin tantangan baru dan proyek ini meyakinkan saya," ujar Xhaka seperti dikutip dari pernyataannya tahun ini.
Keberhasilan itu menjadi blueprint bagi Sunderland. Mereka kini berusaha meyakinkan Balde bahwa bergabung dengan klub yang belum mapan di Premier League bukan langkah mundur, melainkan kesempatan menjadi bagian dari sesuatu yang sedang dibangun. Pelatih Regis Le Bris dan manajemen harus mampu menjual visi yang sama seperti yang mereka lakukan kepada Xhaka.
Balde memang berada di fase awal karier, berbeda dengan Xhaka yang sudah berpengalaman. Namun, potensi dan prestasinya di Barcelona membuatnya tetap menjadi target bergengsi. Jika Sunderland berhasil mendapatkannya, bahkan dengan status pinjaman, itu akan menjadi sinyal bahwa klub ini serius ingin bertahan di papan atas.
Persaingan dengan Manchester United dan Liverpool tidak akan mudah. Kedua klub memiliki daya tarik lebih besar dari sisi sejarah dan kompetisi Eropa. Namun, Sunderland punya kartu truf: kesuksesan Xhaka dan proyek jangka panjang yang jelas. Mereka perlu meyakinkan Balde bahwa menit bermain reguler dan peran sentral di tim adalah nilai tambah yang tidak selalu ditawarkan klub besar.
Jika Balde memilih Sunderland, itu akan menjadi bukti bahwa strategi rekrutmen mereka bukan sekadar keberuntungan. Sebaliknya, kegagalan bisa menjadi pukulan, terutama jika ia malah bergabung dengan rival. Bursa Januari akan menjadi ujian bagi kemampuan Sunderland memanfaatkan momentum dan meyakinkan talenta top bahwa Stadium of Light adalah tempat yang tepat untuk berkembang.



