Kapolri Suyudi Rombak 19 Kapolda, Rudi Darmoko Naik Bintang Tiga
Baca dalam 60 detik
- Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meneken mutasi besar-besaran yang menggeser 88 perwira, termasuk 19 kapolda.
- Rudi Darmoko dipindahkan dari Kapolda NTT ke Kalemdiklat Polri dan naik pangkat dari Irjen ke Komjen.
- Posisi Kapolda NTT diisi Irjen Reza Arief Dewanto, sebelumnya Wakil Komandan Korps Brimob.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengambil langkah cepat di awal masa jabatannya dengan merombak peta kepemimpinan wilayah. Melalui Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diteken Jumat (2/10/2026), ia memindahkan 88 perwira tinggi dan menengah, termasuk 19 kepala kepolisian daerah. Manuver ini menjadi sinyal pertama bagaimana Suyudi akan menata ulang institusi yang sebelumnya dipimpin Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Irjen Rudi Darmoko. Perwira yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur itu ditunjuk sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri. Konsekuensi dari jabatan strategis ini, pangkatnya naik satu tingkat menjadi Komisaris Jenderal—bintang tiga yang hanya disandang segelintir perwira aktif.
Rudi mengisi kursi yang ditinggalkan Komjen RZ Panca Putra, yang dialihtugaskan ke Bareskrim Polri dalam penugasan di Kementerian Hukum. Sementara posisi Kapolda NTT kini diemban Irjen Reza Arief Dewanto, yang sebelumnya menjabat Wakil Komandan Korps Brigade Mobil. Pergeseran ini menunjukkan pola rotasi yang tidak sekadar mengisi kekosongan, tetapi juga menyiapkan kader pada posisi pendidikan dan operasional.
Dalam acara serah terima di Gedung Rupatama Mabes Polri, Sabtu malam, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penyegaran ini bertujuan mempercepat respons institusi. Menurutnya, kecepatan itu harus selaras dengan ekspektasi publik yang terus berubah. "Kecepatan sesuai dengan ekspektasi masyarakat terhadap dinamika yang dibutuhkan," ujarnya, seperti dikutip dari keterangan resmi.
"Ini juga salah satunya untuk menjawab tantangan masyarakat." — Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divisi Humas Polri.
Mutasi besar di awal kepemimpinan bukan hal baru di tubuh Polri. Namun skala 88 perwira dalam satu surat telegram menunjukkan Suyudi ingin segera mengonsolidasikan kekuatan, terutama di level kewilayahan. Sebab, kapolda memegang kendali operasi keamanan, penegakan hukum, dan hubungan dengan pemerintah daerah—tiga area yang paling sering disorot publik.
Bagi masyarakat NTT, pergantian dari Rudi ke Reza Arief Dewanto membawa harapan baru. Reza memiliki latar belakang Brimob, satuan yang identik dengan penanganan konflik dan pengamanan berskala besar. Provinsi kepulauan dengan karakteristik geografis menantang serta isu keamanan laut membutuhkan pendekatan yang tidak sekadar rutin. Publik akan menilai apakah latar belakang itu diterjemahkan menjadi kebijakan yang tepat sasaran.
Di sisi lain, penunjukan Rudi sebagai Kalemdiklat menandakan investasi jangka panjang. Lembaga pendidikan Polri bertanggung jawab mencetak generasi perwira yang siap menghadapi tantangan kompleks, dari kejahatan siber hingga terorisme. Kepemimpinan Rudi di sana akan menentukan kualitas lulusan yang nantinya bertugas di lapangan.
Yang perlu dicermati, mutasi ini juga menempatkan sejumlah perwira pada posisi baru yang belum tentu sesuai dengan spesialisasi mereka. Rotasi yang terlalu cepat dapat mengganggu kesinambungan program, terutama di daerah yang sedang menangani kasus menonjol. Pengamat kepolisian sering mengingatkan bahwa efektivitas institusi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang duduk di kursi jabatan, tetapi juga oleh seberapa lama mereka bisa bekerja sebelum dipindahkan lagi.
Ke depan, publik akan mengukur dampak mutasi ini dari dua hal: apakah respons Polri terhadap laporan masyarakat benar-benar lebih cepat, dan apakah para kapolda baru mampu menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing. Jika tidak, pergantian besar-besaran ini hanya akan menjadi rutinitas administratif tanpa perubahan nyata di lapangan.



