Mengapa Netgear Orbi Dibanderol Rp30 Juta? Bedah Harga dan Nilai Wi-Fi 7
Baca dalam 60 detik
- Netgear Orbi 970 dibanderol $1.999,99 untuk paket tiga unit, dengan biaya langganan tambahan hingga $99,99 per tahun.
- Harga tinggi berasal dari perangkat keras kelas atas: Wi-Fi 7, port Ethernet 10GbE, dan jangkauan 3.300 kaki persegi per node.
- Pembelian sulit dibenarkan kecuali pengguna memiliki paket internet multi-gigabit dan perangkat Wi-Fi 7.

Netgear Orbi 970, sistem mesh terbaru dari Netgear, dijual dengan harga eceran yang disarankan $1.999,99 untuk paket tiga unit—setara sekitar Rp30 juta. Angka itu belum termasuk biaya langganan yang mengunci sejumlah fitur, seperti kontrol orang tua lanjutan seharga $7,99 per bulan dan suite keamanan tambahan minimal $99,99 per tahun. Bagi konsumen yang terbiasa dengan router standar, harga tersebut bisa terasa mengejutkan, tetapi ada alasan teknis di baliknya.
Perangkat keras yang tertanam di Orbi 970 menjadi pemicu utama mahalnya harga. Sistem ini mengusung Wi-Fi 7, standar nirkabel terbaru yang menawarkan kecepatan di atas 2 Gbps. Seri 870 dan 970 sama-sama menggunakan teknologi tersebut, yang saat ini baru didukung oleh segelintir gadget di pasaran. Kecepatan tinggi itu juga menuntut ketersediaan paket internet multi-gigabit dari penyedia layanan, yang belum merata di banyak wilayah, termasuk Indonesia.
Selain kecepatan, Orbi 970 menawarkan kelimpahan port Ethernet. Ada satu port 10GbE untuk koneksi ke modem, ditambah satu port 10GbE LAN di setiap node yang bisa dipakai untuk perangkat atau backhaul kabel. Router utama masih menyediakan empat port 2.5GbE, sementara setiap satelit memiliki dua port serupa. Konfigurasi ini terbilang royal untuk ukuran sistem mesh; sebagian besar pesaing hanya menyediakan port dalam jumlah terbatas. Bagi pengguna yang banyak melakukan pengkabelan LAN, port bawaan yang melimpah mengurangi kebutuhan membeli network switch tambahan.
Daya jangkau juga menjadi nilai jual. Setiap node diklaim mampu menyediakan sinyal hingga 3.300 kaki persegi. Ulasan dari ZDNET memuji luasnya cakupan, bahkan di tepi jangkauan kecepatan yang dihasilkan masih lebih baik daripada router konvensional pada puncak performanya. Kombinasi stabilitas mesh kelas atas dan Wi-Fi 7 memungkinkan pengguna memaksimalkan paket fiber 2-gig atau bahkan 8-gig.
Meski demikian, pembelian Orbi 970 sulit dibenarkan untuk kebanyakan orang. Kecuali pengguna termasuk early adopter yang selalu memburu teknologi terbaru dan berlangganan internet kecepatan tertinggi, manfaat perangkat ini tidak akan terasa. Paket internet gigabit tinggi sendiri masih mahal dan belum tersedia di sebagian besar wilayah. Kebutuhan akan jangkauan Wi-Fi yang luas dan penggunaan intensif juga menjadi prasyarat. Jika hanya untuk browsing dan streaming ringan, sistem mesh dengan harga lebih rendah dan pilihan port sederhana sudah memadai.
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah dukungan jangka panjang. Netgear memang menyediakan pembaruan firmware, tetapi jangka waktunya tidak selama beberapa pesaing mesh yang lebih terjangkau. Ini menjadi catatan penting karena investasi awal yang besar seharusnya diimbangi dengan umur pakai yang panjang.
Sebagai perbandingan, TP-Link BE3600 menawarkan Wi-Fi 7 dengan harga jauh lebih murah, meski tanpa tri-band dan perluasan kanal yang dimiliki Orbi. Konsumen perlu menimbang antara fitur canggih dan anggaran. Jika port kabel di router jarang dipakai, sistem mesh dengan pilihan port terbatas akan lebih cocok. Ukuran rumah juga menentukan; node dengan jangkauan 3.300 kaki persegi bisa berlebihan untuk hunian kecil.
Di Indonesia, pasar router mesh premium masih menghadapi tantangan tersendiri. Harga perangkat impor sering kali membengkak karena pajak dan distribusi, sementara paket internet multi-gigabit baru tersedia di area terbatas dengan biaya tinggi. Konsumen yang mempertimbangkan Orbi 970 perlu menghitung ulang total biaya kepemilikan, termasuk langganan fitur dan kemungkinan upgrade perangkat lain. Tanpa ekosistem pendukung, keunggulan Wi-Fi 7 tidak akan optimal.
Ke depan, adopsi Wi-Fi 7 diprediksi meningkat seiring bertambahnya perangkat yang kompatibel dan perluasan jaringan fiber. Namun, hingga infrastruktur dan harga perangkat lebih ramah, sistem mesh seperti Orbi 970 akan tetap menjadi barang mewah bagi segmen terbatas. Pertanyaannya, apakah konsumen bersedia membayar premium untuk kesiapan teknologi yang belum sepenuhnya terpakai?



