Di Balik Layar TCL: Siapa Pemilik Sebenarnya dan Mengapa Pabriknya Tersebar di Empat Benua
Baca dalam 60 detik
- TCL Electronics, anak usaha TCL Holdings, mengendalikan bisnis televisi TCL setelah restrukturisasi korporasi pada 2019.
- Lebih dari 30 fasilitas manufaktur TCL tersebar di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan, termasuk di Meksiko, Polandia, India, dan Vietnam.
- Strategi produksi global TCL menjadi kunci daya saingnya melawan Samsung, LG, dan Hisense di pasar TV kelas menengah.

Nama TCL sudah lama melekat di rak-rak toko elektronik, tetapi tidak banyak yang tahu bahwa bisnis televisinya kini dikendalikan oleh entitas terpisah bernama TCL Electronics, yang berada di bawah payung TCL Holdings. Perusahaan ini menempati posisi strategis di pasar TV global dengan lebih dari 30 pusat manufaktur yang tersebar di empat benua, sebuah skala yang jarang ditandingi merek lain di segmen harga menengah.
Sejarah TCL bermula pada 1981 di Provinsi Guangdong, Tiongkok, ketika perusahaan ini memulai usaha dari penjualan kaset audio untuk pasar domestik. Ekspansi ke pasar internasional baru dimulai pada 1999, saat TCL mulai menjual televisi dan perangkat elektronik lain. Kini, TCL dikenal sebagai pemain yang mampu menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga bersaing, seperti pada lini QM6K yang menjadi andalannya.
Pertanyaan tentang siapa sebenarnya pemilik TCL TV mengarah pada struktur korporasi yang berubah pada 2019. Dalam restrukturisasi itu, operasi elektronik konsumen—termasuk TV bermerek TCL—dialihkan ke TCL Industries Holdings Co., Ltd. (TCL Holdings). Sementara itu, perusahaan induk lama, TCL Corporation, berganti nama menjadi TCL Technology dan fokus pada inovasi teknologi. TCL Holdings kemudian menjadi pemegang saham pengendali TCL Electronics, yang memproduksi dan menjual TV TCL.
Pendiri TCL, Li Dongsheng, masih memegang peran sentral sebagai chairman dan executive director TCL, sekaligus chairman dan CEO TCL Technology. Di bawah kepemimpinannya, TCL tumbuh dari produsen kaset menjadi salah satu pemain utama industri televisi global. Li pernah menerima sejumlah penghargaan, antara lain Reform Pioneer dari Pemerintah Tiongkok (2018), China's Economic Person of the Year – Business Leaders of the Decade versi CCTV (2009), dan Top 25 Global Business Leaders versi Time dan CNN (2004).
Jejak manufaktur TCL yang luas menjadi salah satu pilar keunggulannya. Selain fasilitas MOKA di Meksiko, Polandia, India, dan Vietnam, perusahaan juga mengoperasikan pabrik di Chengdu dan Huizhou, Tiongkok. Ada pula CSOT Manufacturing and R&D Centers di Wuhan, Guangzhou, dan sejumlah lokasi lain. Diversifikasi geografis ini memungkinkan TCL merespons permintaan pasar lokal dengan lebih cepat sekaligus mengurangi risiko gangguan rantai pasok.
Di pasar global, TCL bersaing ketat dengan Samsung, LG, dan Hisense. Meski bukan pemain premium, TCL konsisten menawarkan nilai lebih pada segmen harga menengah, yang menjadi tulang punggung volume penjualannya. Strategi ini terbukti efektif: TCL mampu mempertahankan pangsa pasar di tengah tekanan merek-merek besar yang memiliki warisan teknologi lebih panjang.
"Kami tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun ekosistem manufaktur yang adaptif terhadap kebutuhan pasar global," demikian inti pernyataan yang sering disampaikan manajemen TCL dalam berbagai kesempatan.
Bagi konsumen Indonesia, keberadaan pabrik TCL di Vietnam dan Tiongkok membuat produk-produknya mudah ditemukan di ritel elektronik domestik dengan harga kompetitif. Namun, tidak adanya fasilitas produksi di Indonesia membuat TCL sepenuhnya bergantung pada impor, yang berarti harga jualnya rentan terhadap fluktuasi kurs dan kebijakan bea masuk. Kondisi ini juga membuka ruang bagi merek lain yang memiliki pabrik lokal untuk menekan biaya logistik.
Ke depan, TCL diperkirakan akan terus memperluas kapasitas produksinya seiring meningkatnya permintaan global akan TV layar besar dan teknologi display generasi baru. Pertanyaannya, apakah TCL akan membangun fasilitas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk mendekatkan diri ke pasar yang sedang tumbuh? Langkah itu bisa menjadi penentu apakah TCL mampu mempertahankan posisinya di tengah persaingan yang semakin ketat.



