Anne Hathaway Akui Sudah 'Santai' soal Ketenaran: Dulu Terlalu Serius, Kini Lebih Menikmati Proses
Baca dalam 60 detik
- Anne Hathaway mengaku pandangannya terhadap ketenaran telah berubah, dari yang dulu menegangkan menjadi lebih santai dan terbuka pada kesenangan.
- Perubahan ini muncul saat ia mempromosikan film thriller psikologis terbarunya, Verity, dan menyadari bahwa kesempurnaan bukanlah segalanya.
- Aktris 43 tahun itu juga menyebut perjalanan karier dan kehamilannya di 2026 sebagai momen pendewasaan yang memperkaya hidupnya.

Anne Hathaway menegaskan bahwa cara pandangnya terhadap industri hiburan dan ketenaran telah mengalami pergeseran signifikan. Dalam wawancara terbaru di CBS Mornings, aktris peraih Oscar itu mengungkapkan bahwa ia kini tidak lagi merasa tertekan oleh ekspektasi berlebihan, terutama saat mempromosikan film terbarunya, Verity, sebuah thriller psikologis erotis yang akan rilis pada 2026.
Perubahan sikap Hathaway bukan tanpa alasan. Ia mengaku pernah berada di titik di mana setiap penampilan publik terasa seperti ujian hidup dan mati. Kini, ia melihat bahwa kesalahan kecil—seperti lupa dialog atau gugup di depan kamera—bukanlah bencana. "Saya sadar ini memang penting, tapi bukan segalanya," ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia telah belajar untuk lebih rileks dan menikmati prosesnya.
Bagi Hathaway, inti dari pekerjaannya bukan lagi sekadar pencapaian karier, melainkan koneksi manusiawi yang terbangun di sekitarnya. Ia mengaku menyesal tidak menyadari hal ini lebih awal, namun bersyukur akhirnya menemukan pemahaman tersebut. "Ini tentang perasaan dan hubungan dengan orang lain. Saya berharap bisa memahaminya sejak dulu, tapi saya sangat bersyukur bisa sampai di titik ini," tuturnya.
Perubahan cara pandang Hathaway juga dipengaruhi oleh peran barunya sebagai ibu. Ia menggambarkan kehamilan dan pengasuhan anak sebagai proses yang menguras tenaga, tetapi sekaligus memberi energi dan cinta yang tak terduga. "Anda bisa melakukan banyak hal meski benar-benar lelah. Ini perjalanan yang mengungkap jati diri, dan Anda tetap mendapat asupan kebahagiaan serta kasih sayang," kata Hathaway kepada Extra.
"Anda menemukan diri Anda berkembang. Kesabaran Anda meluas. Kasih sayang untuk diri sendiri dan orang lain juga tumbuh. Tidak mungkin itu tidak memperbaiki hidup saya." — Anne Hathaway
Pergeseran sikap Hathaway mencerminkan fenomena yang lebih luas di kalangan selebritas Hollywood: semakin banyak bintang yang memilih untuk tidak terjebak dalam tekanan citra sempurna. Mereka mulai berbicara terbuka tentang kesehatan mental dan pentingnya keseimbangan hidup. Langkah ini sejalan dengan tren di industri hiburan global yang mulai menghargai autentisitas ketimbang pencitraan.
Bagi penggemar di Indonesia, kisah Hathaway bisa menjadi cermin bagaimana tekanan sosial dan ekspektasi publik sering kali membebani kehidupan pribadi. Di era media sosial, banyak orang merasa harus selalu tampil sempurna, padahal kerapuhan adalah hal yang wajar. Perubahan sikap Hathaway menunjukkan bahwa melepaskan beban tersebut dapat membawa kebahagiaan yang lebih tulus.
Dengan sederet proyek ambisius di 2026, Hathaway tampaknya siap menyambut babak baru dalam kariernya dengan semangat yang lebih ringan. Apakah pendekatan yang lebih santai ini akan memengaruhi kualitas aktingnya, atau justru membuatnya semakin bersinar? Publik akan menantikan hasilnya di layar lebar.



