Robert Kelker-Kelly, Bintang 'Days of Our Lives', Meninggal di Usia 62 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Aktor Robert Kelker-Kelly, yang dikenal sebagai Bo Brady di sinetron 'Days of Our Lives', meninggal dunia pada usia 62 tahun di kediamannya di Missouri setelah mengeluh nyeri dada.
- Pihak berwenang menyatakan tidak ada tanda-tanda kejahatan dan menduga kematiannya akibat masalah medis; penyebab resmi masih menunggu konfirmasi.
- Kelker-Kelly meninggalkan industri hiburan dengan warisan peran ikonik, namun juga kontroversi dengan rekan mainnya, Lisa Rinna.

Industri sinetron Amerika Serikat kembali kehilangan salah satu aktor legendarisnya. Robert Kelker-Kelly, yang memerankan Bo Brady dalam serial populer Days of Our Lives, menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (3/10/2026) di rumahnya di Missouri, Amerika Serikat, pada usia 62 tahun. Kabar duka ini pertama kali dilaporkan oleh TMZ dan dikonfirmasi oleh kantor pemeriksa medis setempat.
Menurut keterangan Kepolisian St. Peters, petugas menerima laporan sekitar pukul 20.16 waktu setempat setelah Kelker-Kelly mengeluh nyeri dada dan tidak responsif. Upaya resusitasi jantung paru (CPR) sudah dilakukan sebelum tim medis darurat tiba, namun nyawanya tidak tertolong. Polisi tidak menemukan indikasi mencurigakan dan menduga kematiannya terkait dengan kondisi medis. Hingga kini, penyebab resmi belum diumumkan.
Kelker-Kelly bukan nama asing di dunia sinetron siang. Ia mengambil alih peran Bo Brady dari Peter Reckell dan membintangi Days of Our Lives selama tiga tahun. Perannya sebagai Bo yang romantis dengan Billie Reed (diperankan Lisa Rinna) menjadi salah satu pasangan ikonik di layar kaca. Setelah hengkang dari serial itu, ia sempat berperan di Another World sebagai Sam Fowler dan di General Hospital sebagai Stavros Cassadine.
Di balik kesuksesannya, Kelker-Kelly pernah mengungkapkan beban kerja yang berat di industri sinetron. Dalam wawancara dengan We Love Soaps, ia mengaku bekerja hingga 90 jam per minggu, dengan jadwal syuting yang padat dan tuntutan dialog ratusan halaman. "Mereka benar-benar menguras tenaga kami," ujarnya. Ia bahkan harus bangun pukul tiga pagi untuk berolahraga sebelum syuting hingga malam. Pengalaman pahit ini juga diwarnai ketegangan dengan rekan mainnya, Lisa Rinna, yang dalam memoarnya menulis bahwa hubungan mereka di lokasi syuting sangat buruk. Rinna bahkan menyebut Kelker-Kelly bersikap agresif secara verbal dan manipulatif.
"Saya bekerja rata-rata 90 jam seminggu. Mereka syuting satu hingga dua episode sehari, dan kami harus menghafal 120 halaman dialog. Itu melelahkan. Mereka bekerja keras seperti kuda." — Robert Kelker-Kelly
Meski dikenal sebagai aktor, Kelker-Kelly memilih jalur karier yang tak biasa setelah pensiun dari dunia akting. Ia menjadi pilot charter dan menerbangkan jet Lear untuk sebuah perusahaan di Bandara Spirit of St. Louis, Missouri. Ia juga sesekali mengajar akting secara privat. "Saya tinggal di Midwest. Dan saya seorang ayah," tuturnya dalam wawancara yang sama.
Kepergian Kelker-Kelly menambah daftar panjang bintang sinetron yang meninggal di usia relatif muda. Industri hiburan Indonesia pun kerap menghadapi tantangan serupa: jadwal syuting yang padat, tekanan rating, dan eksploitasi fisik para pemainnya. Beberapa tahun terakhir, sejumlah aktor dan aktris tanah air mengeluhkan kelelahan ekstrem hingga jatuh sakit. Kasus Kelker-Kelly bisa menjadi cermin betapa pentingnya perlindungan kesehatan mental dan fisik di balik gemerlap layar kaca.
Bagi para penggemar setia Days of Our Lives, sosok Bo Brady yang diperankan Kelker-Kelly akan tetap dikenang sebagai salah satu ikon sinetron siang. Namun, pertanyaan tentang bagaimana industri hiburan memperlakukan para pekerjanya—baik di Hollywood maupun Indonesia—masih relevan untuk terus disuarakan. Akankah ada perubahan nyata dalam regulasi jam kerja dan kesejahteraan aktor? Waktu yang akan menjawab, tetapi warisan Kelker-Kelly patut menjadi pengingat.



