Bradley Cooper Resmi Jadi Duke di Reboot G.I. Joe, Danny McBride Janjikan Thriller Action Non-Komedi
Baca dalam 60 detik
- Bradley Cooper dikonfirmasi memerankan Duke dalam reboot live-action G.I. Joe yang digarap Danny McBride.
- McBride menegaskan film ini bukan komedi, melainkan action-thriller yang berlatar Springfield, kota rahasia Cobra.
- Proyek ini menandai tren Hollywood menggarap IP mainan, meski proses produksinya masih butuh waktu lama.

Paramount Pictures resmi menunjuk Bradley Cooper sebagai pemeran Duke dalam reboot live-action G.I. Joe yang akan disutradarai Danny McBride. Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang beredar sejak awal tahun, ketika nama Cooper sempat dikaitkan dengan proyek tersebut. Duke sendiri merupakan salah satu tokoh sentral dalam jagat G.I. Joe, posisi yang sebelumnya diisi Channing Tatum di dua film pertama.
Langkah ini menandai babak baru bagi waralaba yang sempat meredup. Alih-alih melanjutkan kisah lama, McBride dan Paramount memilih memulai ulang dari nol. Naskah yang digarap tidak akan terhubung dengan rencana crossover Transformers yang dulu sempat diwacanakan namun tak pernah terwujud. Pendekatan ini memberi ruang kreatif lebih luas, sekaligus menjauhkan diri dari ekspektasi penggemar berat versi sebelumnya.
Yang menarik, McBride—yang selama ini identik dengan komedi—menegaskan bahwa film ini bukanlah tontonan lucu. Dalam wawancara di podcast Happy Sad Confused pada Juli lalu, ia menyebut proyeknya sebagai campuran ketegangan dan aksi. "Ini semacam suspense dan action, dan saya rasa akan sangat menyenangkan... Anda mengikuti Duke dan sekelompok Joe lainnya... Ada kota di komik bernama Springfield, yang diam-diam seluruhnya dikuasai Cobra, dan di sanalah film kami berlatar," ujarnya.
Keputusan Paramount untuk menolak pitch Max Landis pada Maret lalu juga menjadi catatan penting. Landis, yang pernah dituduh melakukan kekerasan seksual dan emosional pada puncak gerakan #MeToo, tidak pernah menghadapi tuntutan hukum, tetapi kariernya meredup. Penolakan itu menunjukkan studio kini lebih berhati-hati dalam memilih kreator, sejalan dengan tekanan publik dan industri hiburan yang semakin sensitif terhadap isu tersebut.
"Ini seperti suspense dan action, dan saya rasa akan sangat menyenangkan... Anda mengikuti Duke dan sekelompok Joe lainnya... Ada kota di komik bernama Springfield, yang diam-diam seluruhnya dikuasai Cobra, dan di sanalah film kami berlatar." — Danny McBride
Reboot G.I. Joe ini memperpanjang daftar adaptasi mainan ke layar lebar. Hollywood belakangan gencar menggarap IP mainan, mulai dari Barbie yang sukses secara kritis dan komersial, Masters of the Universe yang kurang menggigit, hingga Matchbox: The Movie yang dijadwalkan tayang 9 Oktober. Pola ini memperlihatkan bahwa studio semakin bergantung pada merek yang sudah dikenal untuk menarik penonton di tengah pasar yang jenuh dengan franchise superhero.
Meski demikian, proyek ini masih jauh dari kata matang. McBride dan Paramount baru memulai tahap casting, sehingga produksi penuh kemungkinan baru berjalan dalam beberapa tahun ke depan. Belum ada tanggal rilis resmi, dan detail plot masih dirahasiakan. Bagi penggemar, kesabaran akan diuji, tetapi setidaknya arah kreatif sudah mulai terlihat.
Pertanyaannya, apakah pendekatan non-komedi McBride mampu menghidupkan kembali G.I. Joe di tengah persaingan film aksi yang ketat? Atau justru sebaliknya, ekspektasi tinggi terhadap Cooper dan latar Springfield akan menjadi beban tersendiri? Yang jelas, Paramount tampaknya ingin membangun fondasi baru sebelum benar-benar melangkah.



