Nintendo Buka Penjualan Tiket Konser 40 Tahun Zelda, Simak Jadwal dan Harga
Baca dalam 60 detik
- Nintendo resmi mengumumkan penjualan tiket untuk konser orkestra 40 tahun The Legend of Zelda yang akan digelar di Amerika Utara, Eropa, dan Australia sepanjang 2027.
- Penjualan tiket dimulai 30 September pukul 12.00 waktu setempat, dengan harga di Jepang berkisar 76โ114 dolar AS, sementara harga di wilayah lain belum diumumkan.
- Konser ini berpotensi menjadi magnet baru bagi penggemar game di Indonesia, meski hingga kini belum ada jadwal untuk kawasan Asia Tenggara.

Nintendo secara resmi membuka penjualan tiket untuk konser orkestra perayaan 40 tahun seri The Legend of Zelda. Penjualan tiket untuk sebagian besar venue di Amerika Utara, Eropa, dan Australia dimulai pada 30 September pukul 12.00 waktu setempat, menandai salah satu perayaan terbesar dalam sejarah waralaba game tersebut.
Tur konser ini akan berlangsung sepanjang 2027, dengan pembukaan di Chicago pada 22 Februari, disusul London pada 3 April, dan Melbourne pada 13 Mei. Menurut situs resmi tur, konser tambahan di Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol sedang dalam perencanaan, dengan detail kota dan tanggal akan diumumkan kemudian. Sementara itu, untuk beberapa lokasi seperti Boston, Houston, dan Seattle, jadwal penjualan tiket masih menunggu pengumuman lebih lanjut.
Penggemar dapat mengharapkan rangkaian melodi dari seluruh sejarah seri, mulai dari The Legend of Zelda yang dirilis pada 1986 hingga karya modern seperti Tears of the Kingdom (2023). Konser ini juga kemungkinan akan menyoroti remake Ocarina of Time yang akan dirilis untuk Nintendo Switch 2 pada 5 November, yang menampilkan aransemen orkestra penuh dari komposisi asli Koji Kondo. Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai harga tiket di luar Jepang, harga di Jepang untuk tur yang dimulai 23 Januari berkisar antara 76 hingga 114 dolar AS.
Bagi penggemar di Indonesia, konser ini masih menjadi kabar yang menggembirakan sekaligus menimbulkan tanda tanya. Hingga saat ini, belum ada jadwal untuk kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Namun, antusiasme terhadap budaya pop Jepang, terutama game, terus tumbuh di tanah air. Jika konser ini diperluas ke Asia, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pasar yang menjanjikan mengingat basis penggemar Zelda yang besar. Namun, tanpa kepastian jadwal, penggemar Indonesia harus bersabar atau bersiap merogoh kocek lebih dalam untuk menonton ke luar negeri.
Konser ini juga menjadi bagian dari tren yang lebih luas: pertunjukan musik orkestra yang mengangkat musik game semakin diminati. Sebelumnya, seri seperti Final Fantasy, Sonic, Persona, dan World of Warcraft telah lebih dulu menggelar tur serupa. Fenomena ini menunjukkan bahwa musik game kini diakui sebagai karya seni yang layak dinikmati secara langsung, bukan sekadar latar belakang permainan.
"Kami sangat senang dapat merayakan 40 tahun Zelda dengan cara yang istimewa ini. Konser ini adalah penghormatan bagi para penggemar yang telah setia selama puluhan tahun," ujar perwakilan Nintendo dalam pengumuman resminya.
Meskipun demikian, masih ada beberapa ketidakpastian. Harga tiket di banyak wilayah belum diumumkan, dan penjualan di beberapa kota besar seperti Boston, Houston, dan Seattle masih menunggu tanggal pasti. Selain itu, apakah konser ini akan menampilkan kejutan lain, seperti penampilan komposer legendaris Koji Kondo secara langsung, juga belum dapat dipastikan. Yang jelas, Nintendo tampaknya serius menjadikan perayaan 40 tahun ini sebagai momen yang tak terlupakan bagi para penggemar.
Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah apakah Nintendo akan memperluas tur ini ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Jika melihat besarnya pasar game di kawasan ini, bukan tidak mungkin konser serupa akan digelar di Jakarta atau kota besar lainnya. Namun, hingga saat itu tiba, penggemar Indonesia hanya bisa berharap dan mungkin mulai menabung untuk menyaksikan langsung konser di luar negeri.



