The Exorcist: Martyrs Diklaim Film Paling Menakutkan Mike Flanagan, Siap Tayang 2027
Baca dalam 60 detik
- Samantha Sloyan, aktor langganan Mike Flanagan, menyebut The Exorcist: Martyrs sebagai karya paling mengerikan yang pernah ia saksikan dari sutradara tersebut.
- Proyek ini harus membangkitkan waralaba Exorcist setelah kegagalan kritis The Exorcist: Believer (2023) dan bersaing dengan reputasi film orisinal 1973.
- Jadwal tayang 12 Maret 2027 memberi waktu bagi Flanagan untuk menyempurnakan adaptasi yang dibintangi Scarlett Johansson dan sejumlah nama besar Hollywood.

Mike Flanagan, sutradara yang dikenal lewat adaptasi horor klasik seperti Midnight Mass dan The Haunting of Hill House, tengah menyiapkan film terbarunya, The Exorcist: Martyrs, yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 12 Maret 2027. Proyek ini menjadi sorotan karena harus mengangkat kembali waralaba The Exorcist yang sempat tercoreng oleh The Exorcist: Believer (2023) yang menuai kritik tajam.
Dalam wawancara dengan Polygon untuk film Carrie yang akan datang, Samantha Sloyan—aktris yang sering bekerja sama dengan Flanagan—memberikan bocoran tentang Martyrs. Meski mengaku hanya terlibat kecil, ia menyebut film itu sebagai "sesuatu yang paling menakutkan" yang pernah ia lihat dari Flanagan. "Saya sangat antusias. Dari sedikit yang saya saksikan di lokasi dan monitor, itu film yang menakjubkan," ujarnya.
Klaim tersebut bukan tanpa dasar. Flanagan memiliki rekam jejak dalam menghadirkan teror psikologis yang mencekam, seperti dalam Hush dan Doctor Sleep. Namun, tantangan Martyrs lebih berat: ia harus memenuhi ekspektasi penggemar berat The Exorcist (1973) yang dianggap salah satu film horor paling menakutkan sepanjang masa, sekaligus menghapus kesan buruk dari sekuel sebelumnya.
Menurut laporan yang belum dikonfirmasi, Martyrs akan berpusat pada seorang ibu tunggal yang bekerja sebagai polisi. Ia pernah membantu menangkap seorang pembunuh berantai pemuja setan 13 tahun silam. Kini, anak lelakinya yang berusia 12 tahun mengalami kerasukan, bersamaan dengan munculnya serangkaian pembunuhan baru yang tampaknya berhubungan dengan masa lalunya. Scarlett Johansson disebut akan memerankan si polisi, sementara aktor cilik Jacobi Jupe kemungkinan memerankan anak tersebut.
Selain Johansson dan Jupe, film ini juga dibintangi Diane Lane, Chiwetel Ejiofor, Laurence Fishburne, Sasha Calle, Carl Lumbly, dan John Leguizamo. Leguizamo dikabarkan berperan sebagai pembunuh berantai bernama Father Sunday. Flanagan juga kembali menggandeng aktor-aktor langganannya seperti Rahul Kohli, Hamish Linklater, Carla Gugino, Samantha Sloyan, dan Kate Siegel. Kombinasi ini menandakan bahwa Martyrs akan mempertahankan gaya khas Flanagan yang mengutamakan kedalaman karakter dan atmosfer mencekam.
"Saya tidak bisa berkata banyak karena peran saya sangat kecil. Saya hanya keluar-masuk. Jadi saya serahkan kepada orang-orang yang benar-benar memiliki film itu. Tapi saya sangat bersemangat menjadi bagiannya." — Samantha Sloyan
Bagi pasar Indonesia, film horor religi selalu memiliki tempat istimewa. Kesuksesan Pengabdi Setan dan KKN di Desa Penari menunjukkan bahwa penonton Indonesia sangat responsif terhadap tema kerasukan dan eksorsisme. Kehadiran The Exorcist: Martyrs dengan nama besar Flanagan dan Scarlett Johansson berpotensi menarik minat besar, terutama jika distribusinya tepat waktu dan dipromosikan dengan baik. Namun, tantangan tetap ada: selera penonton Indonesia terhadap horor Hollywood bisa dibilang naik-turun, dan kegagalan Believer bisa menjadi bayang-bayang.
Dari sisi industri, Martyrs juga menjadi ujian bagi Flanagan untuk membuktikan bahwa ia mampu mengelola waralaba besar di bawah tekanan ekspektasi tinggi. Jika berhasil, ini bisa membuka pintu bagi lebih banyak adaptasi horor klasik dengan sentuhan modern. Sebaliknya, jika gagal, waralaba The Exorcist mungkin akan semakin sulit bangkit.
Pertanyaannya, akankah The Exorcist: Martyrs benar-benar menjadi karya paling menakutkan Flanagan, atau justru klaim Sloyan hanya bentuk kesopanan belaka? Kita tunggu hingga Maret 2027.



