Galaxy S27 Ultra vs iPhone 18 Pro: Lima Keunggulan Samsung, Dua Celah Apple
Baca dalam 60 detik
- Baterai 5.700 mAh dan sensor telefoto besar menjadi modal Samsung menantang dominasi iPhone 18 Pro.
- Chip A20 Pro Apple masih unggul di benchmark, sementara Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 hanya menang di satu uji grafis.
- Kapasitas penyimpanan 1 TB versus 2 TB dan RAM 12 GB iPhone menjadi titik lemah yang belum tentu diperbaiki Samsung.

Persaingan ponsel flagship tahun depan diprediksi memanas setelah bocoran spesifikasi Galaxy S27 Ultra menunjukkan sejumlah peningkatan signifikan yang bisa mengancam posisi iPhone 18 Pro. Dari dokumen regulator hingga klaim pembocor industri, Samsung disebut tengah menyiapkan lompatan besar pada kapasitas baterai, sistem kamera, dan memori โ tiga area yang selama ini menjadi medan tempur utama kedua raksasa teknologi itu.
Yang paling menonjol adalah potensi baterai 5.700 mAh, naik sekitar 14% dari generasi sebelumnya. Samsung sebelumnya telah membuktikan kemampuan menyematkan baterai silikon-karbon berkapasitas 5.000 mAh pada Galaxy Z Fold 8 Ultra tanpa mengorbankan ketebalan perangkat. Jika teknologi yang sama diterapkan pada S27 Ultra, daya tahan perangkat bisa melampaui capaian iPhone 18 Pro Max yang tercatat 18 jam 27 menit dalam pengujian. Namun, selisih dua jam bukan perkara mudah; Samsung perlu meningkatkan efisiensi chip dan perangkat lunak agar tidak sekadar menang di atas kertas.
Di sektor kamera, Samsung berpeluang memperkuat posisinya. Rumor menyebutkan hadirnya sensor selfie 16 MP, naik dari 12 MP pada S26 Ultra, meski masih di bawah kamera Center Stage 18 MP milik iPhone 18 Pro. Yang lebih krusial adalah potensi sensor telefoto berukuran 1/1,9 inci โ lebih besar dari 1/2,55 inci pada iPhone 18 Pro Max โ meskipun ada spekulasi bahwa zoom optik bisa turun dari 5x ke 4x. Sebagian pembocor membantah dan menyatakan Samsung tetap mempertahankan konfigurasi 5x. Apa pun keputusannya, kapasitas sensor yang lebih besar umumnya berarti penyerapan cahaya lebih baik, terutama untuk pemotretan malam.
Soal memori, Samsung kemungkinan memberikan RAM 16 GB hanya pada model 1 TB, sementara varian termurah tetap 12 GB. Langkah ini masuk akal mengingat fitur Galaxy AI yang kian bergantung pada pemrosesan di perangkat. iPhone 18 Pro dengan RAM 12 GB terlihat kurang mengesankan jika dibandingkan, tetapi Apple dikenal efisien dalam mengelola memori berkat integrasi perangkat keras dan lunak yang rapat. Di sisi penyimpanan, Apple masih unggul dengan opsi hingga 2 TB, sedangkan Samsung dikabarkan stagnan di 1 TB untuk seri S27. Meski varian besar akan mendapat LPDDR6 dan UFS 5.1 yang lebih cepat, batas kapasitas tetap menjadi kelemahan.
Dari sisi performa, chip Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang diprediksi menjadi otak S27 Ultra telah diuji pada perangkat referensi Qualcomm. Hasilnya, chip ini kalah di sebagian besar benchmark single-core dan multi-core dari A20 Pro milik Apple, serta dalam uji grafis Solar Bay Extreme. Satu-satunya kemenangan Qualcomm adalah pada uji Wildlife Extreme. Artinya, untuk urusan tenaga mentah, Apple masih memegang kendali โ setidaknya sampai Samsung merilis versi kustom "for Galaxy" yang mungkin meningkatkan performa.
"Pembocor Ice Universe mengklaim Samsung akan mengadopsi layar privasi terbelah seperti yang diperkenalkan Xiaomi pada 18 Pro, memungkinkan satu jendela tetap terang sementara jendela lain diredupkan."
Fitur layar privasi yang menjadi andalan S26 Ultra juga diprediksi mengalami penyempurnaan. Selain peningkatan kecerahan, Samsung disebut akan menghadirkan mode privasi terbelah yang bekerja seiring multitasking. Fitur ini memungkinkan satu jendela aplikasi tetap terlihat jelas sementara jendela lain diredupkan untuk mencegah pengintaian. Jika benar, ini akan menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bekerja dengan informasi sensitif di ruang publik.
Keunggulan lain Samsung terletak pada dukungan S Pen. Apple memang dikabarkan akan menghadirkan dukungan Apple Pencil pada iPhone Duo, tetapi iPhone 18 Pro tidak mendapatkannya. Sementara itu, S27 Ultra diprediksi tetap setia pada S Pen generasi sebelumnya, tanpa menghadirkan kembali Bluetooth atau fitur canggih lain. Bagi profesional yang mengandalkan stylus untuk menggambar, mencatat, atau menyunting foto, kehadiran S Pen โ sekalipun sederhana โ tetap menjadi pembeda yang tidak dimiliki iPhone 18 Pro.
Bagi pasar Indonesia, pertarungan ini bukan sekadar adu spesifikasi. Samsung dan Apple sama-sama memiliki basis pengguna loyal di Tanah Air, dan kebijakan harga serta ketersediaan lokal akan menentukan siapa yang menang. Pemerintah Indonesia semakin gencar mendorong kandungan lokal dan investasi manufaktur, sehingga strategi kedua merek dalam memenuhi regulasi TKDN bisa memengaruhi harga jual. Jika Samsung mampu menghadirkan S27 Ultra dengan baterai jumbo dan harga bersaing, pangsa pasar premium yang selama ini dikuasai Apple berpotensi tergerus.
Namun, Apple tidak tinggal diam. Ekosistem tertutup, loyalitas merek, dan nilai jual kembali yang tinggi masih menjadi benteng kuat. Ditambah lagi, kemampuan chip A20 Pro yang unggul di benchmark memberi sinyal bahwa Apple akan tetap menjadi tolok ukur performa. Pertanyaannya, apakah peningkatan baterai dan kamera Samsung cukup untuk membalikkan keadaan, atau justru sebaliknya โ Apple kembali mencuri start dengan inovasi yang belum terungkap? Publik menantikan jawabannya pada peluncuran resmi tahun depan.



