Apple Naikkan Harga, Prime Big Deal Days Jadi Ujian Diskon
Baca dalam 60 detik
- Amazon Prime Big Deal Days 2025 menawarkan diskon terbatas untuk lini Apple yang harganya naik signifikan tahun ini.
- Kenaikan harga Mac dan iPad membuat potongan diskon terlihat kecil dibandingkan harga beberapa bulan lalu.
- Peluang terbesar justru ada pada aksesori pihak ketiga dan produk lama yang stoknya mulai menipis.

Amazon Prime Big Deal Days yang dimulai 6 Oktober menjadi momen penting bagi konsumen yang menanti diskon perangkat Apple. Namun, harapan itu datang dengan catatan besar: harga produk Apple telah melonjak ratusan dolar tahun ini, sehingga potongan yang ditawarkan tidak lagi sedalam sebelumnya.
Apple memang jarang menurunkan harga produknya sendiri. Sebaliknya, pada Juni lalu perusahaan menaikkan harga seluruh lini iPad sebesar $100 hingga $200, mendorong iPad dasar menjadi $449, iPad Air $749, dan iPad Pro $1.199. Kenaikan serupa juga terjadi pada Mac, dengan MacBook Air naik $200 menjadi $1.299 dan MacBook Pro melonjak $400 menjadi $1.999 akibat mahalnya komponen RAM dan penyimpanan.
Kondisi ini menciptakan paradoks bagi pembeli. Diskon yang terlihat menggiurkan, seperti potongan $100 untuk MacBook Air 13 inci, sebenarnya hanya mengembalikan harga ke level sebelum kenaikan. "Bahkan jika Anda menghemat dari harga ritel, itu mungkin tidak lebih rendah dari harga iPad yang sama beberapa bulan lalu," catat laporan tersebut, menggarisbawahi betapa sulitnya melacak nilai diskon sebenarnya.
Di segmen audio, AirPods Pro generasi ketiga saat ini dijual $234, hanya turun $15 dari harga normal. Sebelumnya tahun ini, produk yang sama sempat menyentuh $169. Sementara AirPods Max 2 turun $40 menjadi $509. Beats Studio Pro juga mendapat potongan $70. Untuk AirPods 5 yang baru rilis, belum ada diskon, tetapi model dengan casing pengisian nirkabel dibanderol mulai $149โlebih murah dari harga awal AirPods 4 dengan peredam bising saat diluncurkan pada 2024.
Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 yang hadir September lalu membawa chip S11, sensor detak jantung lebih akurat, skor Readiness pagi, dan peringatan hipertensi. Ultra 4 menawarkan daya tahan hingga 50 jam serta pesan satelit built-in. Meski tidak ada kenaikan harga, diskon untuk jam pintar ini masih minim. Apple Watch SE 3 bahkan belum masuk daftar promo.
Aksesori menjadi penyelamat. AirTag 2 empat unit turun $10 menjadi $89, menyamai harga terendahnya, dengan chip ultra-wideband yang memperluas Precision Finding hingga 50 persen. Magic Keyboard Folio untuk iPad didiskon 40 persen. Power bank Anker Prime juga turun $80, menawarkan solusi pengisian daya multi-perangkat.
"Kami masih menggali diskon dan memilih yang layak untuk uang Anda, sehingga Anda bisa melihat apa yang baru, apa yang sedang diskon, dan apa yang masih harga penuh," tulis laporan tersebut.
Bagi konsumen Indonesia, gelombang diskon ini tetap relevan meski tidak semua produk tersedia resmi di dalam negeri. Importir dan penjual marketplace sering memanfaatkan momen seperti Prime Day untuk menyesuaikan harga. Namun, fluktuasi kurs dolar dan biaya logistik bisa menggerus potongan yang terlihat di situs Amazon. Pembeli di Tanah Air perlu menghitung ulang total biaya termasuk bea masuk dan pajak.
Ke depan, pertanyaannya bukan sekadar berapa besar diskon, tetapi apakah strategi harga Apple yang agresif ini akan berlanjut. Jika biaya komponen terus naik, konsumen mungkin harus terbiasa dengan harga tinggi yang disertai diskon simbolis. Prime Big Deal Days akan menjadi indikator awal apakah Apple dan peritel mitranya bersedia mengorbankan margin demi volume penjualan.



