Jon Watts Diisukan Sutradari Film Star Wars Baru, Trilogi Simon Kinberg Jadi Taruhan Lucasfilm
Baca dalam 60 detik
- Jon Watts dikabarkan kembali ke jagat Star Wars sebagai sutradara film layar lebar anyar dengan naskah garapan Simon Kinberg.
- Proyek ini menandai comeback Watts ke film waralaba setelah trilogi Spider-Man Tom Holland, sekaligus memperluas portofolio Star Wars di bioskop.
- Lucasfilm belum mengonfirmasi judul, tanggal rilis, atau keterkaitan dengan saga Skywalker, meninggalkan spekulasi besar di kalangan penggemar.

Jon Watts, sosok di balik trilogi Spider-Man yang dibintangi Tom Holland, dikabarkan tengah dalam pembicaraan untuk menyutradarai film Star Wars terbaru. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Knight Edge Media dan diperkuat Variety serta The Hollywood Reporter, yang menyebut proyek tersebut akan menjadi bagian dari trilogi yang ditulis Simon Kinberg.
Jika terealisasi, ini akan menjadi langkah besar bagi Watts, 45 tahun, yang sebelumnya sukses menggarap Spider-Man: Homecoming, Far From Home, dan No Way Home. Ketiganya tidak hanya meraup pendapatan global miliaran dolar, tetapi juga mengukuhkan Tom Holland sebagai ikon superhero generasi baru. Watts tidak terlibat dalam sekuel terbaru, Spider-Man: Brand New Day, yang disutradarai Destin Daniel Cretton.
Keterlibatan Watts di alam semesta Star Wars sebenarnya bukan hal baru. Ia sebelumnya ikut menciptakan serial Disney+ Skeleton Crew bersama Christopher Ford. Serial bergaya coming-of-age itu mengikuti petualangan empat anak yang tersesat di galaksi dan berusaha pulang, dengan Jude Law sebagai Jod Na Nawood. Pengalaman ini dinilai menjadi modal penting bagi Watts untuk menangani skala produksi Star Wars di layar lebar.
Simon Kinberg, penulis naskah yang juga terlibat dalam X-Men dan Star Wars Rebels, disebut telah menyiapkan trilogi yang akan menjadi fondasi proyek ini. The Hollywood Reporter menyebut film pertama dalam trilogi tersebut akan disutradarai Watts. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari Lucasfilm mengenai posisi cerita dalam kanon Star Wars. Sejumlah laporan mengaitkannya dengan kelanjutan saga Skywalker, bahkan menyebut Daisy Ridley berpotensi kembali sebagai Rey, tetapi semua itu masih spekulasi.
Kabar ini muncul di tengah periode transisi besar bagi waralaba Star Wars. Film The Mandalorian and Grogu arahan Jon Favreau telah tayang pada Mei, membawa Pedro Pascal dan Grogu ke layar lebar. Sementara itu, Star Wars: Starfighter yang disutradarai Shawn Levy dan dibintangi Ryan Gosling dijadwalkan rilis 28 Mei 2027. Dengan demikian, proyek Watts-Kinberg bisa menjadi pijakan untuk fase berikutnya, meski jadwal pastinya belum jelas.
"Kami selalu mencari cara untuk memperluas semesta Star Wars dengan cerita yang segar, dan Jon Watts adalah salah satu talenta yang kami percayai," ujar sumber internal Lucasfilm yang enggan disebutkan namanya.
Bagi industri hiburan global, penunjukan Watts mencerminkan strategi Lucasfilm untuk menyuntikkan energi baru dengan menggandeng sutradara yang terbukti mampu menangani waralaba besar. Namun, tantangannya tidak kecil: penggemar Star Wars terkenal kritis terhadap arah naratif, dan ekspektasi terhadap trilogi baru sangat tinggi. Keberhasilan Watts di Marvel belum tentu otomatis berlanjut di galaksi jauh.
Konteks Indonesia
Di Indonesia, penggemar Star Wars merupakan salah satu basis penggemar waralaba global terbesar di Asia Tenggara. Film-film Star Wars selalu masuk jajaran box office nasional, dan perilisan trilogi baru berpotensi menggairahkan kembali bioskop tanah air yang masih dalam fase pemulihan pascapandemi. Selain itu, kehadiran sosok seperti Wattsโyang dikenal lewat Spider-Manโbisa menarik penonton kasual Indonesia yang mungkin belum familiar dengan Star Wars. Bagi pelaku industri kreatif dalam negeri, proyek ini juga menjadi cermin bagaimana waralaba besar mengelola estafet kreatif dan menjaga relevansi di pasar global.
Ke depan, pertanyaan besarnya: apakah Lucasfilm akan mengumumkan secara resmi proyek ini dalam waktu dekat, dan seberapa besar kebebasan kreatif yang diberikan kepada Watts serta Kinberg? Jika trilogi ini benar-benar menjadi kelanjutan saga Skywalker, ia berpotensi menyatukan generasi penggemar lama dan baru. Namun, jika justru menjelajah wilayah baru, Star Wars mungkin sedang menuju babak yang sama sekali berbeda.



