Angelina Jolie Lepas Rumah Bersejarah di Los Feliz, Harga Jual di Bawah Permintaan
Baca dalam 60 detik
- Angelina Jolie menjual kediamannya di Los Feliz, Los Angeles, seharga $24,75 juta, lebih rendah $5,1 juta dari harga penawaran $29,85 juta.
- Properti seluas 11.000 kaki persegi yang pernah dimiliki sutradara legendaris Cecil B. DeMille itu menjadi tempat tinggal enam anak Jolie setelah perceraiannya dengan Brad Pitt.
- Kepindahan Jolie ke luar Los Angeles membuka spekulasi tentang basis barunya, dengan Kamboja disebut sebagai salah satu tujuan potensial.

Aktris peraih Oscar Angelina Jolie resmi melepas rumah bersejarahnya di kawasan Los Feliz, Los Angeles, dengan harga $24,75 juta. Angka itu jauh di bawah harga penawaran yang dipasang pada Mei lalu, yakni $29,85 juta, atau selisih lebih dari $5 juta. Penjualan ini menandai babak baru bagi Jolie yang sebelumnya menyatakan keinginan untuk lebih banyak menghabiskan waktu di luar Los Angeles.
Properti seluas 11.000 kaki persegi dengan enam kamar tidur dan sepuluh kamar mandi itu dibeli Jolie pada 2017 seharga $24,5 juta, tak lama setelah ia berpisah dari Brad Pitt. Rumah tersebut kemudian menjadi kediaman utama keenam anaknya: Maddox, Pax, Zahara, Shiloh, serta si kembar Knox dan Vivienne. Kini, setelah si kembar genap berusia 18 tahun pada Juli lalu, Jolie tak lagi terikat kewajiban untuk menetap di Los Angeles demi hak asuh.
Rumah itu bukan sekadar properti mewah. Dibangun pada 1913 oleh arsitek B. Cooper Corbett, bangunan ini dibeli oleh sutradara legendaris Cecil B. DeMille pada 1916. DeMille kemudian memperluasnya dengan membeli properti tetangga yang pernah dihuni bintang film bisu Charlie Chaplin, lalu menghubungkan kedua bangunan dengan koridor kaca. Lokasinya berada di enclave tertutup Laughlin Park, menawarkan pemandangan Hollywood Hills hingga Hollywood Sign dan Griffith Observatory.
"Ketika Anda memiliki keluarga besar, Anda ingin mereka mendapat privasi, kedamaian, keamanan," ujar Jolie kepada The Hollywood Reporter, menggambarkan alasan ia memilih rumah itu. Namun ia juga mengakui, "Saya tinggal di Los Angeles karena harus—karena perceraian."
Keputusan menjual rumah ini sejalan dengan rencana Jolie untuk menjauh dari pusat industri hiburan. Sumber dekat Jolie menyebut ia belum menentukan basis permanen, tetapi berencana berpindah-pindah mengunjungi anak-anaknya yang sudah dewasa dan menghabiskan waktu di Kamboja. Sebelumnya, Jolie memang dikenal memiliki ikatan kuat dengan Kamboja, tempat ia mengadopsi putra pertamanya, Maddox, dan lokasi syuting film biografi Cambodian First They Killed My Father.
Di sisi lain, penjualan ini terjadi di tengah kesibukan profesional Jolie. Film terbarunya sebagai sutradara, Without Blood, yang dibintangi Salma Hayek dan Demián Bichir, baru saja tayang di bioskop setelah premier di Toronto International Film Festival. Jolie juga tengah mengembangkan Atelier Jolie, kolektif kreatif yang ia dirikan di New York, dengan Brasil disebut sebagai kandidat lokasi internasional pertama, disusul Wina dan Kamboja.
Namun, bayang-bayang konflik dengan Brad Pitt belum sepenuhnya hilang. Sengketa hukum atas Château Miraval, kilang anggur Prancis yang pernah mereka miliki bersama, masih berjalan. Pengacara Pitt dilaporkan meminta tambahan catatan keuangan terkait penjualan saham Jolie di properti tersebut. Konflik keluarga juga masih menjadi sorotan, terlebih setelah Maddox baru-baru ini mendapat persetujuan pengadilan untuk mengubah nama belakangnya, menghapus "Pitt" dari nama hukumnya.
Bagi publik Indonesia, kisah penjualan rumah Jolie ini bisa menjadi cermin bagaimana selebritas global mengelola aset properti di tengah dinamika kehidupan pribadi. Pasar properti mewah di kawasan seperti Los Feliz memang tidak terpengaruh langsung terhadap pasar Indonesia, tetapi tren diversifikasi aset dan relokasi setelah perubahan status keluarga kerap diikuti kalangan berduit di dalam negeri. Apalagi, Jolie memiliki keterkaitan dengan Asia Tenggara melalui Kamboja, yang bisa memicu spekulasi tentang masa depannya di kawasan.
Ke depan, pertanyaannya: akankah Jolie benar-benar meninggalkan Los Angeles secara permanen, atau ini hanya strategi sementara sebelum ia kembali ke pusat industri film? Dan bagaimana kelanjutan sengketa Miraval akan memengaruhi peta asetnya? Yang jelas, langkah Jolie menjual rumah bersejarah ini menandai pergeseran besar dalam hidupnya—dari ibu rumah tangga di Hollywood menjadi warga dunia yang lebih bebas.



