Ben Jones, Bintang The Dukes of Hazzard, Tutup Usia di 84 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Aktor sekaligus politikus AS, Ben Jones, meninggal dunia pada Minggu (8/9) akibat serangan jantung saat menanti siaran pertandingan bisbol.
- Jones dikenal luas lewat perannya sebagai montir Cooter Davenport dalam 142 episode serial legendaris The Dukes of Hazzard, yang tayang pada 1979โ1985.
- Selain berkiprah di layar kaca, ia sempat duduk di Kongres AS selama empat tahun dan meninggalkan warisan ganda di industri hiburan dan politik.

Dunia hiburan Amerika Serikat kembali berduka. Ben Jones, aktor yang namanya melekat lewat karakter montir Cooter Davenport di serial klasik The Dukes of Hazzard, mengembuskan napas terakhir pada Minggu (8/9) di usia 84 tahun. Kepergiannya yang mendadak akibat serangan jantung terjadi saat ia tengah bersiap menonton pertandingan bisbol antara Atlanta Braves dan New York Yankees di kediamannya.
Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh sang istri, Alma Viator, melalui unggahan Facebook. Dengan nada pilu, Alma menulis bahwa ia kehilangan cinta dalam hidupnya. "Ben meninggal karena serangan jantung yang masif. Ia sedang beristirahat di kursi favoritnya, menunggu Braves mengalahkan Yankees," tulisnya. Ungkapan itu sekaligus menggambarkan kecintaan Jones pada olahraga, khususnya tim kebanggaan Atlanta.
Jones bukan sekadar wajah familiar di layar kaca. Selama 142 episode The Dukes of Hazzard yang tayang antara 1979 hingga 1985, ia menghidupkan sosok Cooter, montir sekaligus sahabat setia keluarga Duke. Serial ini sendiri menjadi fenomena budaya pop pada zamannya, mengangkat kisah petualangan dua sepupu di Hazzard County yang kerap berhadapan dengan hukum setempat. Jones tampil bersama deretan aktor seperti Tom Wopat, John Schneider, Catherine Bach, hingga musisi Waylon Jennings yang mengisi lagu tema.
Kepergian Jones memantik reaksi duka dari rekan-rekan sejawatnya. Tom Wopat, yang memerankan Luke Duke, mengenang Jones sebagai sahabat baik dan pendukung setia industri hiburan. "The Dukes of Hazzard kehilangan bagian penting dari krunya hari ini. Ben adalah teman yang baik dan advokat yang gigih untuk hal-hal terbaik yang bisa kami tawarkan di bisnis hiburan. Ia akan sangat dirindukan," tulis Wopat di Instagram. Ia juga menyindir lelucon khas mendiang Denver Pyle yang kerap berkata, "Aku bukan Paman Jessemu!" Namun, Wopat merasa kehilangan seorang sepupu Duke.
Karier Jones tidak berhenti di serial televisi. Ia kembali memerankan Cooter dalam film televisi The Dukes of Hazzard: Reunion! pada 1997. Di luar itu, ia juga tampil dalam sejumlah film seperti Dakota, Jack, Primary Colors, dan The Lincoln Conspiracy. Namun, yang membuat kiprahnya unik adalah langkahnya memasuki dunia politik. Jones terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari Partai Demokrat untuk wilayah Georgia, menjabat dari 3 Januari 1989 hingga 3 Januari 1993. Ia menjadi salah satu dari sedikit aktor yang sukses menyeberang ke panggung politik.
Kepergian Jones menutup satu babak penting dalam sejarah televisi Amerika. Serial The Dukes of Hazzard sendiri sempat menuai kontroversi karena penggunaan bendera Konfederasi pada mobil General Lee, namun tetap dikenang sebagai tontonan ringan yang menghibur. Bagi penggemar setia, Jones adalah simbol kesederhanaan dan kehangatan khas Selatan. Di Indonesia, serial ini juga sempat populer pada era 1990-an melalui tayangan televisi lokal, sehingga berita duka ini mungkin membangkitkan nostalgia bagi generasi yang tumbuh dengan aksi kejar-kejaran mobil di Hazzard County.
Warisan Jones tidak hanya berupa deretan karya di layar, tetapi juga bukti bahwa seorang seniman bisa berkontribusi di luar panggung hiburan. Langkahnya ke politik menginspirasi banyak orang bahwa popularitas bisa menjadi modal untuk mengabdi pada masyarakat. Kini, dengan kepergiannya, pertanyaan yang menggantung adalah bagaimana generasi baru akan mengingat sosok Cooter Davenportโapakah sekadar karakter fiksi, atau juga sebagai manusia yang berani mengambil peran nyata dalam kehidupan berbangsa.



