ProSiebenSat.1 Gencar Jalin Aliansi Media Eropa: Strategi Melawan Dominasi Raksasa Streaming AS
Baca dalam 60 detik
- ProSiebenSat.1 memperluas kemitraan dengan penyiar publik Jerman untuk memperkuat ekosistem media lokal di tengah gempuran platform global.
- Langkah ini bagian dari ambisi MFE, induk usaha asal Italia, membangun platform streaming bersama yang mencakup enam negara Eropa dan ditargetkan rilis pada kuartal kedua 2027.
- Konsolidasi antarpenyiar Eropa, termasuk akuisisi Sky Deutschland oleh RTL, menjadi tren utama untuk menyaingi skala Netflix dan Amazon Prime.

Di tengah derasnya arus dominasi platform streaming asal Amerika Serikat, ProSiebenSat.1, salah satu grup media terbesar di Jerman, mengambil langkah strategis dengan mempererat kerja sama dengan sejumlah penyiar domestik. Langkah ini dinilai sebagai upaya kolektif untuk menjaga keberlangsungan ekosistem media Jerman yang semakin tertekan oleh raksasa teknologi global seperti Netflix dan Amazon Prime.
Marco Giordani, Chief Executive ProSiebenSat.1, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjajaki sejumlah kemitraan baru selain yang sudah terjalin dengan ZDF, penyiar publik Jerman. Sebelumnya, pada Juli lalu, ProSiebenSat.1 mengumumkan integrasi konten on-demand ZDF ke dalam platform streaming miliknya, Joyn. Integrasi ini memungkinkan pemirsa mengakses program ZDF tanpa harus berpindah aplikasi, sebuah langkah yang dinilai mampu meningkatkan daya tarik Joyn di tengah persaingan ketat.
Giordani juga menyatakan harapannya untuk menjalin kolaborasi serupa dengan ARD, penyiar publik lainnya di Jerman. "Kami sedang mengerjakan kemitraan lain," ujarnya dalam konferensi pers setelah pengumuman laba kuartal kedua. Meski pendapatan perusahaan mengalami penurunan signifikan, efisiensi biaya yang ketat berhasil menjaga laba inti kuartal kedua tetap di atas ekspektasi pasar.
Strategi ini sejalan dengan visi MFE-MediaForEurope, pemilik ProSiebenSat.1 yang dikendalikan keluarga Berlusconi asal Italia. MFE tengah membangun platform streaming bersama yang akan menjangkau enam negara Eropa, dengan target peluncuran pada kuartal kedua tahun 2027. Langkah ini merupakan bagian dari ambisi lebih luas untuk menciptakan kekuatan media pan-Eropa yang mampu bersaing secara efektif dengan pemain global, baik di sektor streaming maupun periklanan digital.
Fenomena konsolidasi dan kemitraan antarpenyiar sebenarnya sedang terjadi di seluruh Eropa. Di Jerman, pesaing utama ProSiebenSat.1, RTL, baru saja merampungkan akuisisi Sky Deutschland pada Juli lalu. Penggabungan ini menggabungkan aset streaming, olahraga, dan hiburan dalam satu entitas, yang menurut RTL akan memperkuat posisinya melawan platform internasional seperti Netflix dan Amazon Prime.
Bagi Indonesia, dinamika ini memberikan gambaran penting tentang bagaimana regulator dan pelaku industri media lokal perlu merespons gempuran platform global. Meski konteksnya berbeda, pelajaran yang bisa dipetik adalah pentingnya kolaborasi antarpemain domestik untuk menciptakan skala ekonomi dan konten lokal yang kuat. Di Indonesia, platform streaming internasional seperti Netflix dan Disney+ Hotstar telah menguasai pangsa pasar yang signifikan, sementara pemain lokal seperti Vidio dan Mola berusaha bertahan dengan mengandalkan konten lokal dan kemitraan strategis.
Menurut analis media, strategi ProSiebenSat.1 menunjukkan bahwa penyiaran tradisional tidak tinggal diam menghadapi disrupsi digital. Mereka berusaha mengubah model bisnis dari sekadar penyedia konten linier menjadi agregator konten digital yang mampu bersaing dalam hal pengalaman pengguna dan kekayaan konten. Keberhasilan model ini akan sangat bergantung pada kemampuan menjalin kemitraan yang saling menguntungkan dan inovasi teknologi.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah konsolidasi semacam ini akan cukup untuk mengimbangi kekuatan finansial dan teknologi raksasa AS. Atau justru akan memicu gelombang merger lintas batas yang lebih masif di Eropa? Yang jelas, persaingan di industri media global semakin ketat, dan hanya pemain yang mampu beradaptasi dengan cepat yang akan bertahan.



