Roma Akhirnya Menang di Laga Uji Coba: Dua Rekrutan Anyar Langsung Cetak Gol
Baca dalam 60 detik
- Kemenangan perdana Roma pada pramusim ini ditandai dengan gol dari dua wajah baru, Santiago Castro dan Konstantinos Koulierakis.
- Kekalahan telak dari Cardiff City pekan lalu membuat laga kontra Newport County menjadi ujian penting bagi skuad asuhan Gian Piero Gasperini.
- Debut Koulierakis langsung di starting XI menunjukkan keseriusan Roma dalam membenahi lini pertahanan menjelang musim baru.

AS Roma akhirnya memetik kemenangan perdana pada rangkaian pramusim mereka setelah menundukkan Newport County dengan skor telak 4-1. Dua rekrutan anyar, Santiago Castro dan Konstantinos Koulierakis, langsung mencatatkan nama di papan skor, menjadi sinyal positif bagi skuad asuhan Gian Piero Gasperini yang sebelumnya menuai hasil buruk.
Sebelum laga ini, performa Roma memang jauh dari harapan. Mereka sempat membuang keunggulan 3-0 saat ditahan imbang Cannes, kemudian dihancurkan Cardiff City dengan skor 1-4. Tekanan pun meningkat karena pemilik klub, Ryan Friedkin, terbang langsung untuk menyaksikan pertandingan dari tribun. Kehadiran sang patron menjadi pengingat bahwa hasil pramusim tetap penting bagi arah kebijakan klub.
Gasperini merespons dengan menurunkan Koulierakis sejak menit awal, memberi debut bagi bek anyar tersebut. Keputusan menarik lainnya adalah menempatkan Mario Hermoso di lini tengah, sebuah eksperimen yang langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-38, Hermoso menjadi pencetak gol pembuka setelah menerima umpan matang dari Bryan Cristante dan Castro. Gol ini membuka keran kemenangan Roma.
Setelah jeda, Roma semakin percaya diri. Castro menggandakan keunggulan lewat titik penalti pada menit ke-54, setelah Hermoso dijatuhkan di kotak terlarang. Tiga menit berselang, giliran Koulierakis yang menanduk umpan silang Dybala dari skema sepak pojok pendek, menutup debutnya dengan manis. Matias Soulรฉ yang masuk sebagai pemain pengganti turut menyumbang gol keempat pada menit ke-81 dengan sepakan kaki kiri yang akurat ke pojok gawang.
Meski menang, Roma masih belum mampu menjaga gawangnya tetap perawan. Kyle Cameron memperkecil kedudukan untuk Newport pada menit ke-85 lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Gasperini yang jelas menginginkan lini pertahanan yang lebih solid. Selain itu, insiden tekel keras Cameron Evans terhadap Dybala pada menit ke-65 sempat memicu keributan kecil, menunjukkan tensi yang tidak biasa dalam laga persahabatan.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kemenangan ini setidaknya meredakan kekhawatiran awal. Namun, perlu dicatat bahwa lawan yang dihadapi adalah klub dari divisi bawah Inggris. Gasperini masih punya banyak pekerjaan rumah, terutama dalam meramu komposisi tim dan memastikan para pemain anyar beradaptasi cepat. Kedatangan Koulierakis yang langsung dimainkan menunjukkan ekspektasi tinggi terhadapnya, sementara Castro mulai menunjukkan naluri golnya.
Menariknya, laga ini juga menjadi sorotan bagi penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perkembangan Serie A. Banyak pemain Indonesia yang bermain di liga Eropa, dan performa klub-klub besar seperti Roma selalu dinanti. Hasil positif ini bisa menjadi modal berharga bagi Roma menjelang laga-laga berikutnya, termasuk menghadapi lawan yang lebih berat. Pertanyaannya, akankah Gasperini mampu memperbaiki lini belakang sebelum musim resmi dimulai? Atau justru ia akan semakin mengandalkan daya gedor lini depan untuk menutupi kelemahan tersebut?



