Demirović Bantah Hengkang: 'Bertahan di Stuttgart Bukan Sekadar Pilihan'
Baca dalam 60 detik
- Penyerang VfB Stuttgart, Ermedin Demirović, menepis rumor transfer dengan menegaskan komitmennya bertahan di klub.
- Musim lalu, pemain asal Bosnia itu mencetak 15 gol dan membantu timnya finis keempat, mengamankan tiket Liga Champions.
- Keputusan ini menjadi sinyal stabilitas skuad Stuttgart jelang laga pembuka melawan Bayern Munich.

Penyerang VfB Stuttgart, Ermedin Demirović, secara tegas membantah seluruh spekulasi yang mengaitkan namanya dengan sejumlah klub besar Eropa. Dalam sesi latihan pramusim di Grassau, pemain berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa meninggalkan MHP Arena pada bursa transfer musim panas ini tidak pernah menjadi pilihan baginya.
Kabar ketertarikan klub-klub papan atas Benua Biru muncul setelah penampilan impresif Demirović sepanjang musim 2025/26. Ia berhasil mengemas 15 gol di semua kompetisi untuk Stuttgart. Tak hanya itu, ia juga menjadi bagian penting perjalanan Bosnia dan Herzegovina yang menembus 32 besar Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
"Saya mendengar rumor saat sedang berlibur, tapi sejak awal saya sudah bertekad bertahan di VfB," ujar Demirović, yang baru saja kembali dari liburan di Karibia untuk bergabung dengan rekan setimnya. "Hubungan saya dengan pelatih kepala Sebastian Hoeneß sangat baik. Tidak ada yang berubah dalam pikiran saya."
Keputusan Demirović menjadi angin segar bagi Stuttgart yang musim lalu harus kehilangan dirinya hampir dua bulan akibat cedera kaki. Namun, sejak Januari, ia membentuk duet mematikan bersama Deniz Undav. Catatannya sembilan gol dalam 19 penampilan Bundesliga pada paruh kedua musim menjadi bukti ketajamannya di lini depan.
Kontribusi tersebut mengantar Stuttgart finis di peringkat keempat klasemen akhir Bundesliga, sekaligus memastikan tiket ke Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir. Bagi klub yang kerap kehilangan pemain bintangnya, bertahannya Demirović menjadi modal berharga untuk bersaing di kompetisi Eropa.
Menatap musim 2026/27, Demirović menegaskan ambisinya untuk terus berkembang. "Saya ingin mencetak gol dan membantu tim. Saya akan berusaha meningkatkan performa dari tahun-tahun sebelumnya," katanya. Target pribadi yang jelas ini sejalan dengan kebutuhan Stuttgart yang akan tampil di pentas Eropa.
Langkah pertama Stuttgart musim ini adalah menghadapi Hansa Rostock di putaran pertama Piala DFB pada 21 Agustus. Tujuh hari berselang, pasukan Hoeneß akan diuji oleh juara bertahan Bayern Munich dalam laga pembuka Bundesliga. Duel ini akan menjadi ujian awal konsistensi Stuttgart, sekaligus pembuktian bahwa keputusan Demirović bertahan adalah pilihan yang tepat.
Bagi pengamat sepak bola Jerman, bertahannya Demirović bisa menjadi sinyal perubahan tren. Di tengah gempuran klub-klub kaya yang kerap membajak pemain, keputusan seperti ini menunjukkan bahwa loyalitas dan proyek olahraga masih memiliki daya tarik. Pertanyaannya, akankah keputusan ini menjadi preseden bagi pemain lain di Bundesliga? Atau justru hanya menjadi pengecualian di tengah derasnya arus transfer modern?



