PLN dan Polda Papua Barat Bersinergi Amankan Pasokan Listrik Pesparawi Manokwari
Baca dalam 60 detik
- PLN bersama Polda Papua Barat menyusun strategi pengamanan kelistrikan untuk menjamin kelancaran acara Pesparawi di Manokwari.
- General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat menegaskan keandalan listrik menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas keamanan acara berskala besar.
- Kolaborasi ini diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan teknis dan menjaga kondusivitas selama rangkaian kegiatan berlangsung.

PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menggandeng Kepolisian Daerah Papua Barat untuk mematangkan sistem pengamanan infrastruktur kelistrikan menjelang perhelatan Pesparawi di Manokwari. Langkah ini diambil guna memastikan pasokan listrik tetap andal selama rangkaian acara berlangsung, sehingga potensi gangguan teknis yang dapat memicu ketidaknyamanan publik dapat diminimalkan.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan aparat keamanan bukan sekadar formalitas. Menurutnya, kelancaran acara berskala besar seperti Pesparawi tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis di lapangan, melainkan juga pada stabilitas keamanan yang didukung oleh pasokan listrik yang prima. "Keandalan listrik menjadi pilar penting dalam mendukung stabilitas keamanan, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, serta mengeliminasi potensi gangguan teknis yang dapat memicu situasi tidak kondusif," ujarnya di Jayapura, Senin.
Pesparawi sendiri merupakan ajang perlombaan seni dan budaya yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Papua Barat. Dengan skala acara yang demikian besar, risiko gangguan kelistrikan—baik yang bersifat teknis maupun nonteknis—menjadi perhatian serius. Roberth menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, termasuk penempatan personel di titik-titik strategis dan penyediaan cadangan daya. Namun, dukungan pengamanan dari Polda Papua Barat dinilai krusial untuk memastikan seluruh peralatan tetap berfungsi optimal tanpa intervensi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kepolisian Daerah Papua Barat, melalui jajarannya, akan melakukan patroli dan pengamanan di sekitar lokasi-lokasi strategis kelistrikan, termasuk gardu induk dan jaringan distribusi. Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN untuk memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam mendukung kegiatan keagamaan dan budaya yang memiliki dampak sosial luas. "Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis dapat mengawal acara ini dari pembukaan hingga penutupan dengan aman dan lancar," tegas Roberth.
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Papua Barat, kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara BUMN dan aparat keamanan dapat menciptakan stabilitas di daerah yang kerap menghadapi tantangan geografis dan keamanan. Keandalan listrik bukan hanya soal kenyamanan, melainkan juga menjadi faktor penentu dalam menjaga ketertiban umum. Ke depan, model kerja sama seperti ini diharapkan dapat direplikasi untuk acara-acara besar lainnya di wilayah Indonesia timur.
Pertanyaan yang kini mengemuka adalah sejauh mana kesiapan teknis PLN dalam menghadapi potensi gangguan alam, seperti cuaca ekstrem yang kerap melanda Papua. Meski kolaborasi dengan kepolisian telah dimatangkan, faktor eksternal tetap menjadi variabel yang perlu diwaspadai. Akankah sinergi ini cukup untuk menjamin kelistrikan tanpa hambatan? Semua mata tertuju pada pelaksanaan Pesparawi di Manokwari.



