AT&T Tunjuk Jennifer Biry sebagai CFO Mulai 2027, Gantikan Pascal Desroches
Baca dalam 60 detik
- AT&T mengumumkan Pascal Desroches akan pensiun sebagai CFO pada akhir 2026, digantikan Jennifer Biry yang sebelumnya menjabat wakil CFO.
- Biry, mantan CFO McAfee dan WarnerMedia, telah berkarier di AT&T sejak 1999 dan dipercaya melanjutkan transformasi keuangan perusahaan.
- Pergantian ini menandai babak baru strategi fiskal AT&T di tengah persaingan ketat industri telekomunikasi global.
AT&T, raksasa telekomunikasi asal Amerika Serikat, memastikan suksesi jabatan chief financial officer (CFO) dengan menunjuk Jennifer Biry sebagai pengganti Pascal Desroches yang akan pensiun pada akhir 2026. Langkah ini diumumkan melalui filing perusahaan pada Selasa (16/6), menandai transisi kepemimpinan di lini keuangan yang telah direncanakan sejak awal.
Jennifer Biry, yang sebelumnya menjabat sebagai deputy CFO sejak Senin pekan ini, akan resmi memegang kendali keuangan AT&T mulai awal 2027. Ia bukan wajah baru di lingkungan perusahaan: Biry telah bergabung sejak 1999 dan menduduki berbagai posisi senior di bidang keuangan, penjualan, dan strategi. Pengalamannya juga mencakup masa jabatan sebagai CFO WarnerMedia antara 2020 hingga 2022, saat unit media tersebut masih menjadi bagian dari AT&T.
Pascal Desroches, yang efektif pensiun pada 31 Desember 2026, bergabung dengan AT&T pada 2021. Selama masa baktinya, ia dikenal sebagai arsitek di balik efisiensi biaya, penyederhanaan neraca, serta investasi besar-besaran dalam jaringan 5G dan serat optik. Kontribusinya dinilai krusial dalam memperkuat fundamental keuangan perusahaan di tengah tekanan industri telekomunikasi yang kian kompetitif.
Pergantian CFO ini terjadi saat AT&T tengah fokus memperkuat bisnis inti telekomunikasi setelah melepas unit media dan konten. Langkah strategis tersebut membutuhkan kepemimpinan keuangan yang stabil dan visioner. Biry, dengan rekam jejak panjang di internal dan eksternal perusahaan, dianggap mampu melanjutkan agenda transformasi yang telah dirintis Desroches.
Bagi pasar Indonesia, transisi kepemimpinan di AT&T menjadi sinyal penting mengingat perusahaan ini merupakan salah satu pemain utama dalam rantai pasok teknologi global. Kebijakan investasi AT&T di bidang 5G dan serat optik dapat memengaruhi harga perangkat dan layanan telekomunikasi yang digunakan operator di Tanah Air. Selain itu, pengalaman Biry di WarnerMedia juga relevan dengan industri konten dan streaming yang terus berkembang di Indonesia.
Para analis menilai bahwa suksesi yang terencana ini memberikan kepastian bagi investor dan mitra bisnis. โAT&T menunjukkan tata kelola yang matang dengan mempersiapkan kader internal sejak dini,โ ujar seorang pengamat telekomunikasi. Namun, tantangan ke depan tetap besar: persaingan dengan Verizon dan T-Mobile, serta kebutuhan pendanaan untuk ekspansi 5G dan fiber, akan menguji kemampuan Biry dalam menjaga keseimbangan neraca.
Ke depan, pertanyaan yang mengemuka adalah apakah Biry akan mempertahankan strategi fiskal konservatif Desroches atau justru mengadopsi pendekatan yang lebih agresif dalam akuisisi dan belanja modal. Keputusan ini akan menentukan arah AT&T dalam lima tahun ke depan, sekaligus memberikan gambaran bagi industri telekomunikasi global, termasuk di Indonesia.



