Williams Bersaudara Kembali Berduet di Wimbledon: Wildcard Ganda Wanita Dikonfirmasi
Baca dalam 60 detik
- Serena dan Venus Williams akan kembali bermain ganda di Wimbledon setelah mendapat wildcard, menandai reuni pertama mereka sejak US Open 2022.
- Serena, yang comeback di Queen's pekan lalu, belum mendapat wildcard tunggal, sementara Venus telah kalah tujuh pertandingan tunggal musim ini.
- Wildcard ini menjadi sorotan di tengah persiapan Wimbledon yang juga memberikan tempat kepada pemain veteran seperti Stan Wawrinka dan Grigor Dimitrov.

Legenda tenis Amerika Serikat, Serena dan Venus Williams, dipastikan akan kembali beraksi bersama di lapangan rumput All England Club setelah panitia Wimbledon memberikan wildcard untuk nomor ganda putri. Keputusan ini mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan reuni kedua saudari tersebut di turnamen Grand Slam paling bergengsi di dunia itu.
Wildcard tersebut diumumkan pada Selasa (25/6) oleh panitia penyelenggara, yang juga merilis daftar pemain yang mendapat undangan khusus untuk nomor tunggal. Namun, baik Serena (44 tahun) maupun Venus (45 tahun) tidak tercantum dalam daftar wildcard tunggal, meskipun masih ada satu slot tersisa yang belum diisi. Serena baru saja menjalani comeback di turnamen Queen's Club pekan lalu, empat tahun setelah pertandingan terakhirnya di US Open 2022 yang dianggap banyak pihak sebagai akhir kariernya.
Pasangan yang telah memenangkan enam gelar ganda Wimbledon ini terakhir kali bermain bersama di US Open 2022, yang menjadi turnamen perpisahan Serena sebelum ia memutuskan untuk "berevolusi" dari dunia tenis. Kini, mereka akan kembali berduet di Wimbledon yang dimulai pada 29 Juni mendatang. Serena saat ini sedang menjalani persiapan dengan bermain ganda di Berlin bersama Karolina Muchova, sementara Venus telah menjalani musim yang sulit dengan tujuh kekalahan beruntun di nomor tunggal. Namun, Venus sempat mencatat kemenangan ganda bersama petenis Inggris Katie Boulter di Madrid Open April lalu.
Keputusan memberikan wildcard kepada Williams bersaudara menuai beragam reaksi. Di satu sisi, banyak penggemar tenis yang antusias menyambut kembalinya dua ikon olahraga ini. Namun, di sisi lain, ada yang mempertanyakan apakah wildcard tersebut lebih didasarkan pada popularitas ketimbang performa terkini. Panitia Wimbledon sendiri menyatakan bahwa wildcard biasanya diberikan berdasarkan prestasi masa lalu di Wimbledon atau untuk meningkatkan daya tarik bagi publik Inggris. "Wildcard biasanya ditawarkan berdasarkan performa masa lalu di Wimbledon atau untuk meningkatkan minat Inggris," demikian pernyataan resmi turnamen.
Selain Williams bersaudara, sejumlah nama besar lain juga mendapat wildcard untuk nomor tunggal. Stan Wawrinka, juara tiga Grand Slam yang juga akan pensiun akhir musim ini, bersama Grigor Dimitrov dari Bulgaria, masuk dalam daftar undangan. Sementara itu, runner-up Prancis Terbuka Maja Chwalinska mendapatkan wildcard untuk tunggal putri setelah penampilan impresifnya di Roland Garros. Di pihak Inggris, enam petenis langsung lolos ke babak utama berdasarkan peringkat, termasuk Cameron Norrie, Emma Raducanu, dan Jack Draper. Empat wildcard tambahan diberikan kepada petenis putra Inggris, dengan dua slot lagi akan diumumkan dalam dua pekan ke depan.
Bagi Indonesia, kembalinya Williams bersaudara ke Wimbledon menjadi tontonan yang menarik, mengingat popularitas mereka di kalangan penggemar tenis Tanah Air. Meskipun tidak ada petenis Indonesia yang berlaga di Wimbledon tahun ini, momen reuni dua legenda ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang mengikuti siaran langsung. Pertanyaan besarnya adalah: mampukah Serena dan Venus, yang kini berusia 44 dan 45 tahun, bersaing di level tertinggi melawan pasangan-pasangan yang lebih muda dan lebih bugar? Ataukah wildcard ini lebih merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi mereka terhadap dunia tenis? Jawabannya akan terlihat saat mereka turun ke lapangan rumput suci All England Club.



