Ethereum Melonjak 9%: Bitmine Borong 76.881 ETH, Regulasi AS Jadi Katalis
Baca dalam 60 detik
- Ethereum naik 9% ke $1.809 setelah Bitmine Immersion menambah 76.881 ETH, total kepemilikan mencapai 5,62 juta token.
- Persetujuan ETF kripto multi-aset oleh SEC AS membuka jalur baru bagi institusi, dengan alokasi Ethereum 18,55%.
- Keputusan suku bunga The Fed pada 17 Juni menjadi penentu arah selanjutnya; level $1.782 merupakan support kunci.

Ethereum (ETH) mencatat lonjakan harga sekitar 9 persen pada Senin (12/6) ke level $1.809, didorong oleh aksi akumulasi besar-besaran dari Bitmine Inc dan optimisme pasar menyusul kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan ini menjadikan ETH sebagai outperformer di tengah reli pasar kripto yang lebih luas.
Bitmine Immersion Technologies, perusahaan pertambangan kripto yang terdaftar di bursa AS, mengumumkan pembelian 76.881 Ethereum pekan lalu. Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan ETH Bitmine kini mencapai 5,62 juta token, setara dengan nilai sekitar $10,4 miliar jika digabung dengan kas dan aset kripto lainnya. Saham BMNR langsung merespons positif dengan naik 6 persen dalam perdagangan pra-pasar.
Ketua Bitmine, Tom Lee, menyatakan bahwa perusahaan akan mempertahankan laju pembelian yang agresif. Menurutnya, koreksi harga ETH baru-baru ini tidak mencerminkan fundamental Ethereum yang semakin kuat. โKami yakin kita berada di awal musim semi kripto,โ ujar Lee, seraya menambahkan bahwa Bitmine menargetkan mencapai 5 persen dari total pasokan ETH pada 2026.
Di sisi regulasi, Securities and Exchange Commission (SEC) AS menyetujui ETF kripto multi-aset yang dikelola secara aktif oleh T. Rowe Price pada 12 Juni. Dana ini mengalokasikan 18,55 persen portofolionya ke Ethereum, memberikan jalur baru bagi modal institusional. Persetujuan ini, yang dicapai setelah negosiasi berbulan-bulan, dianggap sebagai sinyal nyata keterbukaan regulator terhadap aset digital.
Secara teknikal, ETH berhasil menembus dan bertahan di atas level retracement Fibonacci 61,8 persen di $1.782,82. Konfirmasi datang dari lonjakan volume perdagangan sebesar 128,8 persen, menunjukkan partisipasi pasar yang luas. Level ini kini menjadi support kunci; jika bertahan, target berikutnya adalah resistensi Fibonacci 50 persen di dekat $1.868.
Namun, arah pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada keputusan suku bunga Federal Reserve pada 17 Juni, yang akan menjadi pengumuman pertama di bawah kepemimpinan Ketua baru Kevin Warsh. Jika The Fed memberikan sinyal hawkish yang lebih keras dari perkiraan, penembusan di bawah $1.782 dapat memicu penurunan cepat menuju zona support $1.707.
Bagi investor Indonesia, perkembangan ini relevan mengingat meningkatnya minat institusional terhadap Ethereum di tengah regulasi yang mulai jelas. Meski pasar kripto domestik masih menunggu kerangka hukum yang komprehensif, langkah SEC AS seringkali menjadi acuan bagi regulator di Asia. Selain itu, Jepang baru saja mengklasifikasikan ETH dan BTC sebagai produk keuangan yang diatur, memperkuat tren adopsi institusional di kawasan.
Ke depan, Ethereum juga tengah mengembangkan keamanan kuantum dengan mengusulkan kontrak pintar tingkat dompet yang tahan serangan kuantum, menggunakan SPHINCS+ untuk meminimalkan dampak biaya gas, dan merencanakan peningkatan ke kriptografi kisi pada 2029. Inovasi ini menambah daya tarik jangka panjang ETH di mata investor.
Kombinasi katalis regulasi konkret, rotasi sektor, dan konfirmasi teknikal yang kuat menunjukkan bahwa reli ETH kali ini bukan sekadar pergerakan jangka pendek. Pertanyaannya kini: akankah The Fed menjaga momentum ini, atau justru meredamnya dengan sikap hawkish?



