NetEase Rilis 19 Menit Gameplay Blood Message: Eksplorasi dan Pertarungan di Tengah Pemberontakan Shazhou
Baca dalam 60 detik
- Blood Message, game action-adventure dari NetEase dan 24 Entertainment, hadirkan 19 menit cuplikan gameplay yang menampilkan pertarungan dan eksplorasi.
- Game ini mengikuti kisah Pei Changguan, seorang kurir yang harus bertahan di tengah kekacauan Pemberontakan Shazhou, dengan latar dunia fiksi yang kental nuansa Tiongkok.
- Belum ada tanggal rilis pasti, namun game ini dikonfirmasi akan tersedia di konsol dan PC, membuka peluang bagi gamer Indonesia untuk menantikan kehadirannya.

NetEase, raksasa game asal Tiongkok, kembali memanaskan mesin produksinya lewat Blood Message, sebuah game aksi-petualangan third-person yang dikembangkan oleh 24 Entertainment Lin'an. Setelah penampilan perdananya dalam ajang Summer Game Fest, pengembang baru saja merilis cuplikan gameplay sepanjang 19 menit yang langsung menyoroti dua elemen utama: pertarungan dan eksplorasi.
Dalam video tersebut, pemain diajak menyusuri dunia yang dilanda konflik—Pemberontakan Shazhou—sembari mengendalikan tokoh utama bernama Pei Changguan, seorang kurir yang harus bertahan dan menjalankan misi di tengah kekacauan. Tidak seperti game open-world pada umumnya, Blood Message tampaknya menawarkan jalur linier yang kaya akan narasi, dengan set piece pertarungan yang dirancang rapi dan teka-teki lingkungan yang menuntut ketelitian.
Dari segi visual, Blood Message mengusung gaya seni yang menggabungkan estetika tradisional Tiongkok dengan sentuhan fantasi gelap. Karakter dan lingkungan didominasi warna-warna suram, namun tetap detail—ciri khas yang mulai menjadi identitas game-game besutan NetEase. Pertarungannya sendiri terlihat mengandalkan kombinasi serangan jarak dekat dan kemampuan khusus, dengan timing yang tampaknya menjadi kunci untuk mengalahkan musuh.
Bagi gamer Indonesia, kehadiran Blood Message menjadi angin segar di tengah dominasi game live-service dan battle royale. Meski NetEase lebih dikenal lewat judul mobile seperti Identity V dan Knives Out, perusahaan ini mulai serius merambah pasar premium konsol dan PC. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana pengembang Tiongkok semakin percaya diri membawa narasi lokal ke panggung internasional.
Sayangnya, hingga saat ini NetEase belum mengumumkan tanggal rilis pasti. Spekulasi di kalangan pengamat memperkirakan game ini baru akan hadir pada 2025 atau awal 2026, mengingat masih dalam tahap pengembangan aktif. Namun, cuplikan 19 menit yang dirasa cukup matang ini memberi indikasi bahwa proses produksi sudah berada di jalur yang benar.
Pertanyaan besarnya: akankah Blood Message mampu bersaing dengan blockbuster sejenis seperti Black Myth: Wukong atau Sekiro: Shadows Die Twice? Dengan fondasi cerita yang kuat dan gameplay yang tampak solid, bukan tidak mungkin game ini menjadi salah satu dark horse di kancah industri game global.



