Planet Zoo 2 Rilis Oktober 2026, Gameplay Perdana Tampilkan Kebun Binatang Global
Baca dalam 60 detik
- Gameplay perdana Planet Zoo 2 dirilis dalam acara PC Gaming Show, memperlihatkan mekanisme desain kebun binatang lintas benua.
- Sekuel ini akan hadir di PS5, Xbox Series X|S, dan PC pada 13 Oktober 2026, dengan fokus pada konservasi satwa dan pengelolaan pengunjung.
- Trailer berdurasi dua menit ini menjadi indikasi awal bahwa Frontier Developments kembali menggarap genre simulasi dengan skala lebih ambisius.

Frontier Developments akhirnya memperlihatkan cuplikan permainan Planet Zoo 2 dalam ajang PC Gaming Show, menandai langkah besar menuju perilisan yang dijadwalkan pada 13 Oktober 2026. Trailer berdurasi sekitar dua menit itu menyuguhkan ekosistem kebun binatang yang lebih hidup, lengkap dengan beragam spesies hewan dan fasilitas interaktif.
Diumumkan pertama kali pada bulan lalu, Planet Zoo 2 membawa misi pemain untuk merancang dan mengelola kebun binatang di berbagai belahan dunia. Tidak sekadar menempatkan kandang, gim ini menuntut pemain memperhatikan kesejahteraan satwa, kepuasan pengunjung, serta keseimbangan finansial. Dalam trailer yang dirilis, terlihat beberapa bioma seperti savana, hutan hujan, dan kutub yang masing-masing dihuni hewan khasnya.
Ketersediaan lintas platform—PS5, Xbox Series X|S, dan PC—menjadi nilai tambah, mengingat seri pertama hanya hadir di PC. Langkah ini dinilai sebagai upaya Frontier menjangkau basis pemain konsol yang lebih luas, terutama di kawasan Asia dan Amerika Latin. Meski belum ada konfirmasi harga resmi, para analis memperkirakan gim ini akan dibanderol sekitar USD 49,99 untuk edisi standar.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini cukup menggembirakan. Komunitas simulator di Tanah Air cukup aktif, terutama di platform Steam. Dengan hadirnya versi konsol, pemain yang tidak memiliki PC gaming mumpuni kini bisa menikmati pengalaman serupa di PlayStation atau Xbox. Namun, ketersediaan bahasa Indonesia masih belum diumumkan; seri pertama hanya mendukung bahasa Inggris dan beberapa bahasa Eropa.
Menurut pengamat industri gim, kehadiran Planet Zoo 2 di tengah tren gim simulasi yang sedang naik daun—seperti Cities: Skylines II dan Farming Simulator—menunjukkan bahwa pasar masih haus akan konten kreatif dan edukatif. “Gim seperti ini tidak hanya menghibur, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan keanekaragaman hayati,” ujar seorang analis yang enggan disebutkan namanya.
Pertanyaan besarnya adalah apakah Frontier mampu mempertahankan performa teknis di semua platform, mengingat seri pertama sempat menuai kritik soal optimasi. Dengan waktu tersisa hingga Oktober, para pengembang masih punya kesempatan untuk menyempurnakan gim. Satu hal yang pasti: para pekebun binatang virtual sudah bisa mulai menyiapkan lahan.



