Antonelli Rebut Pole Monaco, Verstappen Terpaut 0,043 Detik
Baca dalam 60 detik
- Kimi Antonelli mengamankan posisi terdepan GP Monaco dengan selisih 0,043 detik dari Max Verstappen, menandai pole keempatnya musim ini.
- Charles Leclerc gagal memanfaatkan kecepatan Ferrari setelah kecelakaan di lap terakhir, sementara Lewis Hamilton finis ketiga.
- Prestasi Antonelli di usia 19 tahun memperkuat posisinya sebagai kandidat juara dunia F1 2025, dengan keunggulan 43 poin di klasemen.

Kimi Antonelli, pembalap Mercedes berusia 19 tahun, mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi Grand Prix Monaco, Minggu (25/5), mengungguli Max Verstappen dari Red Bull hanya dengan selisih 0,043 detik. Ini menjadi pole position keempat Antonelli musim ini sekaligus pernyataan dominasi di sirkuit jalan raya paling bergengsi dalam kalender Formula 1.
Perebutan pole berlangsung dramatis dengan tiga kali perubahan posisi teratas dalam detik-detik akhir. Antonelli, yang memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 43 poin atas rekan setimnya George Russell, menyebut lap terakhirnya sebagai "lap ajaib". Verstappen, yang sempat unggul 0,257 detik, harus puas di posisi kedua. Lewis Hamilton menjadi yang tercepat dari Ferrari di urutan ketiga, unggul satu tempat dari Charles Leclerc yang mengalami kecelakaan di lap terakhir.
Leclerc, yang sempat memuncaki catatan waktu dua menit sebelum akhir, kehilangan kendali saat memasuki tikungan Tabac dan menghantam dinding, merusak suspensi belakang mobilnya. Insiden itu mengakhiri harapan pembalap tuan rumah untuk meraih pole di kandang sendiri. Sementara itu, George Russell hanya mampu menempati posisi keenam, tertinggal 0,394 detik dari Antonelli, dan mengaku bingung dengan penurunan performa dalam tiga balapan terakhir.
Bagi penggemar F1 di Indonesia, performa Antonelli menjadi sorotan karena usianya yang masih sangat muda. Ia menjadi pembalap termuda kedua yang meraih pole di Monaco, setelah Max Verstappen pada 2016. Dengan kecepatan konsisten dan mentalitas kuat, Antonelli kini dianggap sebagai ancaman serius bagi Verstappen yang telah mendominasi sejak 2022. Sirkuit Monaco sendiri dikenal sebagai trek yang sulit untuk menyalip, sehingga posisi start menjadi krusialโdan Antonelli memanfaatkannya secara sempurna.
Lewis Hamilton, yang finis ketiga, mengakui mobil Ferrari terasa berbeda saat kualifikasi dibandingkan sesi latihan bebas. โKami tampil sangat baik di latihan, tapi mobil berubah drastis saat kualifikasi. Kami harus menyelidikinya,โ ujar Hamilton. Sementara itu, Verstappen tetap optimistis meski start dari baris depan. โJika kemarin saya diberi tahu akan start di baris depan, saya akan menerimanya. Sangat positif,โ katanya.
Dengan hasil ini, Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan momentum dan merebut gelar juara dunia di musim keduanya? Atau akankah Verstappen bangkit seperti biasa di balapan berikutnya? GP Monaco akan berlangsung Minggu siang waktu setempat.



