Paul Bettany: Kenangan Manis dan Duka Mendalam untuk Heath Ledger
Baca dalam 60 detik
- Paul Bettany mengaku masih berduka atas kepergian Heath Ledger, rekan mainnya di film A Knight's Tale, yang meninggal pada 2008.
- Aktor WandaVision itu menyesalkan narasi 'jenius tersiksa' yang melekat pada Ledger, padahal ia adalah pribadi penuh semangat dan kegembiraan.
- Bettany mengaku tak sanggup menonton ulang A Knight's Tale karena terlalu merindukan Ledger.

Lebih dari satu dekade setelah kepergian Heath Ledger, Paul Bettany masih bergulat dengan rasa kehilangan yang mendalam. Dalam sebuah wawancara terbaru, aktor berusia 55 tahun itu mengungkapkan bahwa setiap kali mengenang sahabatnya, ia diliputi kesedihan yang tak kunjung reda. Ledger, yang ditemukan meninggal akibat overdosis obat pada 2008 di usia 28 tahun, meninggalkan jejak mendalam bagi Bettany, terutama karena potensi kreatifnya yang terhenti.
Bettany, yang beradu peran dengan Ledger dalam film petualangan abad pertengahan A Knight's Tale (2001), berbicara secara blak-blakan dalam podcast Happy Sad Confused. Ia mengaku masih berduka, bukan hanya sebagai teman, tetapi juga atas karya-karya yang seharusnya bisa diciptakan Ledger. โDia adalah kekuatan kreatif yang luar biasa. Saya berduka atas hal-hal yang tidak sempat ia buat, bukan hanya sebagai aktor, tetapi sebagai manusia kreatif,โ ujar Bettany.
Yang menarik, Bettany meluruskan persepsi publik tentang Ledger yang kerap dicap sebagai โjenius tersiksaโ. Menurutnya, citra itu tidak akurat. โDia bersinar. Saat bersamanya, rasanya seperti matahari menyinari Anda. Dia penuh kehidupan dan kegembiraan. Masalahnya hanya satu: dia tidak bisa tidur. Itu saja. Itulah ceritanya. Seorang aktor fantastis,โ tegas Bettany.
Kesedihan Bettany begitu dalam hingga ia tak sanggup menonton ulang A Knight's Tale. Dalam acara LA Comic Con tahun lalu, ia mengaku tidak ingat satu pun dialog film tersebut. โSaya hanya menontonnya sekali saat pertama kali rilis. Tidak pernah lagi. Ada banyak alasan, dan salah satunya adalah saya terlalu merindukan Heath,โ katanya. Pengakuan ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional yang terjalin di antara mereka.
Bagi penggemar film di Indonesia, kisah ini mengingatkan pada dampak psikologis yang bisa dialami para aktor ketika kehilangan rekan kerja. Industri hiburan Tanah Air juga tak asing dengan duka serupa, seperti saat kepergian aktor Didi Petet atau Adjie Massaid yang meninggalkan luka mendalam bagi rekan-rekannya. Namun, kasus Ledger menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap Hollywood, ada manusia yang rentan dan butuh dukungan.
Ke depan, publik mungkin akan terus mengenang Ledger sebagai aktor brilian, namun bagi Bettany, ia tetaplah sahabat yang ceria dan penuh energi. Pertanyaan yang tersisa: akankah Bettany suatu hari bisa menonton A Knight's Tale lagi tanpa dibayangi kesedihan? Ataukah kenangan itu akan tetap menjadi luka yang tak tersentuh?


