Bintang NFL Josh Jacobs Bebas Usai Ditahan atas Tuduhan KDRT
Baca dalam 60 detik
- Running back Green Bay Packers, Josh Jacobs, ditahan atas lima tuduhan kekerasan dalam rumah tangga, termasuk pencekikan dan intimidasi, namun dibebaskan tanpa dakwaan.
- Jaksa Brown County meminta penyelidikan tambahan karena adanya bukti baru yang berpotensi mempengaruhi keputusan penuntutan.
- Jacobs, yang baru menandatangani kontrak $48 juta pada 2024, membantah semua tuduhan dan timnya yakin tidak akan ada dakwaan di masa depan.

Green Bay Packers harus menghadapi krisis di luar lapangan setelah bintang mereka, Josh Jacobs, ditahan atas lima tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Wisconsin. Namun, pemain berusia 28 tahun itu telah dibebaskan dari tahanan tanpa dikenakan dakwaan formal, menyusul permintaan jaksa untuk penyelidikan lebih lanjut.
Insiden ini bermula dari laporan gangguan pada Sabtu pagi yang ditangani oleh Kepolisian Hobart-Lawrence. Jacobs ditahan pada Selasa lalu dan dihadapkan pada tuduhan pemukulan, perusakan properti, perilaku tidak tertib, intimidasi korban, serta pencekikan dan pembekapan. Meski demikian, ia dibebaskan pada Rabu setelah jaksa menilai bukti yang ada belum cukup untuk memutuskan penuntutan.
Jaksa Wilayah Brown County, David L. Lasee, menyatakan bahwa kantornya belum siap mengambil keputusan formal. “Kami meminta penyelidikan tambahan karena ada alasan untuk percaya bahwa bukti lain mungkin ada yang akan mempengaruhi kelayakan tuntutan pidana,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Tim kuasa hukum Jacobs, yang terdiri dari David Chesnoff, Richard Schonfeld, dan Clarence Duchac, dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Dalam pernyataan bersama, mereka menyebut klien mereka “sangat menyangkal” semua tuduhan dan menekankan bahwa kasus ini masih dalam tahap awal investigasi dengan bukti penting yang belum dipublikasikan. Setelah pembebasan, para pengacara menyatakan lega dan optimistis bahwa tidak akan ada dakwaan di masa depan setelah semua bukti terkumpul.
Green Bay Packers, melalui pernyataan resmi, mengaku mengetahui masalah ini namun enggan berkomentar lebih lanjut mengenai “situasi hukum yang berlangsung”. NFL juga menyatakan telah menghubungi klub terkait laporan tersebut. Sikap hati-hati ini mencerminkan sensitivitas liga terhadap kasus KDRT, mengingat sejarah sanksi berat bagi pemain yang terbukti bersalah.
Jacobs, yang bergabung dengan Packers pada 2024 setelah menandatangani kontrak free agent senilai $48 juta, merupakan salah satu pemain kunci tim. Dalam tujuh musim di NFL, ia mencatat 7.803 yard lari dari 1.840 gawangan dan 74 touchdown. Prestasinya termasuk memimpin NFL dalam yard lari saat membela Las Vegas Raiders dan tiga kali terpilih ke Pro Bowl.
Kasus ini menjadi pengingat akan risiko reputasi dan karier yang dihadapi atlet profesional di luar lapangan. Meskipun Jacobs dibebaskan sementara, penyelidikan tambahan bisa mengubah arah kasus. Jika terbukti bersalah, ia tidak hanya menghadapi hukuman pidana tetapi juga sanksi dari NFL berdasarkan kebijakan kekerasan domestik liga, yang bisa berupa skorsing atau denda besar. Bagi Packers, kehilangan Jacobs di musim depan akan menjadi pukulan telak bagi lini serang mereka.
Pertanyaan besarnya kini: akankah bukti baru yang diminta jaksa menguatkan tuduhan atau justru membersihkan nama Jacobs? Publik dan NFL sama-sama menunggu langkah selanjutnya dari sistem peradilan Wisconsin.



