PGN Bagikan Dividen Rp125,6 per Saham, Yield Tembus 5,8%
Baca dalam 60 detik
- PGN mengalokasikan US$172,29 juta laba bersih 2025 untuk dividen tunai, setara Rp125,6 per saham.
- RUPST menetapkan jadwal kunci: cum dividen reguler 4 Juni dan ex dividen 5 Juni 2026.
- Dividend yield mencapai sekitar 5,8% dari harga saham terakhir, menarik bagi investor pendapatan.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar US$172,29 juta, atau setara Rp125,60 per saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Mei 2026 di Jakarta.
Dividen tersebut berasal dari laba bersih perusahaan tahun buku 2025 yang tercatat sebesar US$215,36 juta. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) mencapai sekitar 80%, menunjukkan komitmen manajemen untuk memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham di tengah kinerja operasional yang solid.
Total dividen: US$172,29 juta (Rp2,7 triliun)
Dividen per saham: Rp125,60
Dividend yield: ~5,8% (berdasarkan harga saham Rp2.160)
Payout ratio: 80% dari laba bersih
Jadwal pembayaran dividen telah ditetapkan dengan rincian sebagai berikut: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Juni 2026, ex dividen pada 5 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen jatuh pada 8 Juni 2026 dan ex dividen pada 9 Juni 2026. Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen adalah 8 Juni 2026, dan pembayaran akan dilakukan pada 24 Juni 2026.
Langkah ini sejalan dengan strategi PGN untuk terus meningkatkan nilai tambah bagi investor, terutama di tengah ekspansi bisnis gas bumi yang agresif. Dengan yield yang kompetitif, saham PGAS menjadi salah satu pilihan menarik di sektor energi untuk portofolio jangka panjang.
Ke depan, PGN diperkirakan akan mempertahankan kebijakan dividen progresif seiring dengan pertumbuhan laba dan arus kas yang stabil. Investor disarankan untuk mencermati jadwal kumulatif dan memastikan kepemilikan saham sebelum tanggal cum dividen.


