Trio Eks Bayern Jadi Senjata Rahasia Stuttgart di Final DFB-Pokal
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Sebastian Hoeneß membawa VfB Stuttgart ke final DFB-Pokal melawan Bayern Munich, dengan tiga pemain kunci yang memiliki latar belakang Bayern.
- Alexander Nübel, kiper pinjaman dari Bayern, tampil penuh di setiap menit Bundesliga selama dua musim terakhir dan bisa menjadi momok bagi mantan klubnya.
- Gelandang Angelo Stiller, produk akademi Bayern, menjadi pengatur tempo permainan Stuttgart dan kandidat kuat timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026.

VfB Stuttgart bersiap menghadapi Bayern Munich di final DFB-Pokal yang akan digelar di Olympiastadion, Berlin. Tim asuhan Sebastian Hoeneß berpeluang menjadi tim kesepuluh yang sukses mempertahankan gelar juara Piala DFB. Namun, yang menarik perhatian adalah peran tiga individu yang memiliki ikatan kuat dengan Bayern: Hoeneß sendiri, kiper Alexander Nübel, dan gelandang Angelo Stiller. Ketiganya menjadi faktor kunci di balik kebangkitan Stuttgart dalam beberapa musim terakhir.
Kebangkitan Stuttgart tidak lepas dari tangan dingin Sebastian Hoeneß. Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Maret 2023, ia membawa tim yang sempat terpuruk di dasar klasemen Bundesliga menjadi runner-up musim lalu dan lolos ke Liga Champions setelah 14 tahun absen. Musim ini, Stuttgart sukses merebut DFB-Pokal untuk pertama kalinya sejak 1997. Hoeneß sendiri bukan orang baru di Bayern; ayahnya, Dieter, adalah legenda Bayern dengan lebih dari 250 penampilan, sementara pamannya, Uli, adalah ikon klub yang memenangkan tiga Piala Eropa berturut-turut. Pengalaman Hoeneß melatih tim cadangan Bayern dan membawa mereka juara 3. Liga menjadi modal berharga.
Alexander Nübel, kiper pinjaman dari Bayern, menjadi pilar pertahanan Stuttgart. Dalam dua musim terakhir, ia bermain penuh di setiap menit Bundesliga dan menjadi penentu saat Stuttgart menjuarai DFB-Pokal tahun lalu. Namun, masa depannya di Stuttgart masih belum jelas karena kontrak pinjamannya akan berakhir. Dengan hadirnya Jonas Urbig dan perpanjangan kontrak Manuel Neuer, peluang Nübel kembali ke Bayern semakin tipis. Direktur olahraga Stuttgart, Fabian Wohlgemuth, mengakui pihaknya akan berusaha mempertahankan Nübel, namun negosiasi melibatkan banyak pihak. “Kami akan mencoba terus bekerja sama dengannya setelah musim panas. Kami sedang mengerjakan topik ini, tetapi tentu saja ada beberapa pihak yang terlibat dalam negosiasi,” ujarnya.
“Kami akan lihat apakah Bayern dan saya bisa bersatu. Atau jika kami memutuskan untuk melakukan hal lain. Saya tidak terikat pada satu klub pun,” kata Nübel pada Januari 2025.
Angelo Stiller, gelandang jebolan akademi Bayern, menjadi otak permainan Stuttgart. Dalam tiga musim bersama Stuttgart, ia konsisten berada di 20 besar Bundesliga dalam persentase umpan sukses. Performa apiknya membuatnya masuk dalam pertimbangan Julian Nagelsmann untuk skuad Piala Dunia 2026. Stiller bergabung dengan Bayern sejak usia 9 tahun dan melakukan debut profesional bersama tim cadangan di bawah asuhan Hoeneß pada 2019. Namun, persaingan ketat dengan Joshua Kimmich dan Leon Goretzka membuatnya pindah ke Hoffenheim pada 2021, sebelum kembali bersatu dengan Hoeneß di Stuttgart. Meski memiliki ikatan emosional dengan Bayern, Stiller bertekad membuktikan kemampuannya di final.
Final DFB-Pokal ini menjadi panggung bagi trio eks Bayern untuk menunjukkan bahwa keputusan mereka meninggalkan Munich adalah langkah yang tepat. Bagi Hoeneß, Nübel, dan Stiller, kemenangan atas Bayern bukan sekadar gelar, melainkan juga pembuktian bahwa mereka layak diperhitungkan di panggung tertinggi sepak bola Jerman.



